Senin, 18 Februari 2019 22:30

Insetif Tak Kunjung Naik, Ribuan Guru Non-K2 Gresik Kepung DPRD

Kamis, 13 September 2018 10:55 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Insetif Tak Kunjung Naik, Ribuan Guru Non-K2 Gresik Kepung DPRD
Ribuan guru saat menggelar demo di DPRD Gresik. Foto: Syuhud/ bangsaonline.com

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Ratusan guru non-K2 di Kabupaten Gresik mengepung gedung DPRD setempat, Kamis (13/9). Sambil mengusung sejumlah spanduk dan poster, mereka menagih janji Pemkab dan DPRD yang sebelumnya menyatakan akan menaikkan insentif tahun ini menjadi Rp 500 ribu per bulan.

Miftahul Khoir, salah satu orator mengungkapkan bahwa aksi tersebut digelar karena nasib guru non-K2 saat ini sangat menyedihkan. "Mereka sudah mengajar hingga puluhan tahun, namun honor yang mereka dapatkan cuma antara Rp 150-300 ribu. Jangan dholimi kami. Perhatikan nasib kami pahlawan tanpa tanda jasa," katanya.

"Mana buktinya insentif guru non-K2 naik jadi 500 ribu?," cetusnya.

Dia lantas mempertanyakan alasan bahwa insentif tersebut belum bisa dinaikkan karena perubahan Peraturan Bupati (Perbup) belum diteken oleh Bupati Sambari. "Masak tinggal teken saja tak diteken-teken perbupnya," tegasnya.

Hal yang sama disampaikan Syaiful, pendemo lainnya. Menurutnya, gaji guru non-K2 di Gresik yang saat ini jumlahnya mencapai 1.300 orang sangat tak layak. "Mereka selama bekerja puluhan tahun hanya menerima honor antara Rp 150 ribu per bulan. Paling tinggi kami hanya dikasih insentif 350 ribu per bulan. Honor itu jauh dari cukup," paparnya.

"Janji (menaikkan insentif, red) satu tahun sampai sekarang belum ada. Ada apa ini? Tunjukan kinerja sampean pak DPRD," pintanya.

"Kami mengecam kinerja Bupati Gresik yang hanya bisa membangun proyek, tapi nasib guru non-K2 tak diperhatikan," tandasnya.

Sementara Makruf, pendemo lain mengungkapkan bahwa sempat ada intimidasi dari pihak Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Kepala Sekolah sebelum para guru melakukan demo ke DPRD. "Kami ditakut-takuti akan dicepat, dan diintimidasi," katanya. (hud/rd)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...