Selasa, 25 September 2018 22:57

Insetif Tak Kunjung Naik, Ribuan Guru Non-K2 Gresik Kepung DPRD

Kamis, 13 September 2018 10:55 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Insetif Tak Kunjung Naik, Ribuan Guru Non-K2 Gresik Kepung DPRD
Ribuan guru saat menggelar demo di DPRD Gresik. Foto: Syuhud/ bangsaonline.com

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Ratusan guru non-K2 di Kabupaten Gresik mengepung gedung DPRD setempat, Kamis (13/9). Sambil mengusung sejumlah spanduk dan poster, mereka menagih janji Pemkab dan DPRD yang sebelumnya menyatakan akan menaikkan insentif tahun ini menjadi Rp 500 ribu per bulan.

Miftahul Khoir, salah satu orator mengungkapkan bahwa aksi tersebut digelar karena nasib guru non-K2 saat ini sangat menyedihkan. "Mereka sudah mengajar hingga puluhan tahun, namun honor yang mereka dapatkan cuma antara Rp 150-300 ribu. Jangan dholimi kami. Perhatikan nasib kami pahlawan tanpa tanda jasa," katanya.

"Mana buktinya insentif guru non-K2 naik jadi 500 ribu?," cetusnya.

Dia lantas mempertanyakan alasan bahwa insentif tersebut belum bisa dinaikkan karena perubahan Peraturan Bupati (Perbup) belum diteken oleh Bupati Sambari. "Masak tinggal teken saja tak diteken-teken perbupnya," tegasnya.

Hal yang sama disampaikan Syaiful, pendemo lainnya. Menurutnya, gaji guru non-K2 di Gresik yang saat ini jumlahnya mencapai 1.300 orang sangat tak layak. "Mereka selama bekerja puluhan tahun hanya menerima honor antara Rp 150 ribu per bulan. Paling tinggi kami hanya dikasih insentif 350 ribu per bulan. Honor itu jauh dari cukup," paparnya.

"Janji (menaikkan insentif, red) satu tahun sampai sekarang belum ada. Ada apa ini? Tunjukan kinerja sampean pak DPRD," pintanya.

"Kami mengecam kinerja Bupati Gresik yang hanya bisa membangun proyek, tapi nasib guru non-K2 tak diperhatikan," tandasnya.

Sementara Makruf, pendemo lain mengungkapkan bahwa sempat ada intimidasi dari pihak Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Kepala Sekolah sebelum para guru melakukan demo ke DPRD. "Kami ditakut-takuti akan dicepat, dan diintimidasi," katanya. (hud/rd)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...