Senin, 18 Maret 2019 23:48

​Masih Ada Satu Bacaleg DPRD Jatim Bermasalah

Kamis, 02 Agustus 2018 19:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
​Masih Ada Satu Bacaleg DPRD Jatim Bermasalah
M. Arbayanto, Komisioner Divisi Teknis KPU Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pasca ditutupnya masa perbaikan berkas bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) pada 31 Juli lalu, ternyata masih ditemukan satu berkas bacaleg yang bermasalah. Jumlah itu berkurang setelah sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mendapati ada dua berkas bacaleg yang bermasalah.

Namun, setelah mendapat pengaduan dari masyarakat dan ancaman pidana pemilu, seorang bacaleg DPRD Jatim akhirnya mencabut berkas dan digantikan dengan bacaleg yang lain dari partai yang sama.

"Bacaleg DPRD Jatim yang bermasalah tinggal seorang, sebab satu bacaleg akhirnya mengundurkan diri dan digantikan dengan bacaleg lain oleh partai pengusungnya," ujar M. Arbayanto Komisioner Divisi Teknis KPU Jatim, Kamis (2/8).

Bacaleg DPRD Jatim bermasalah yang mundur itu, lanjut Arbayanto berasal dari Dapil Sidoarjo dari Partai Berkarya. Sedangkan satu bacaleg DPRD Jatim lainnya, masih bertahan walaupun terindikasi tindak pidana korupsi.

"Satu bacaleg lainnya masih bertahan, tapi kami akan verifikasi ke pengadilan negeri terkait surat keterangan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan telah dinyatakan bebas," beber Arbayanto.

Diakui Arbayanto, bacaleg yang terindikasi bermasalah dan masih bertahan itu namanya cukup dikenal di wilayah Kota Surabaya. Namun ia enggan menyebut nama bacaleg tersebut. Arba juga tidak membantah atau membenarkan kalau bacaleg itu adalah Wisnu Wardhana, mantan Ketua DPRD Kota Surabaya.

"Insya Allah, Senin depan kami akan verifikasi ke PN Surabaya untuk minta kejelasan terkait keterangan yang tertuang dalam surat keterangan dari pengadilan yang dilampirkan bacaleg dalam syarat calon," katanya.

Menurut Arbayanto, dalam pemberitaan bacaleg DPRD Jatim yang bermasalah itu tersangkut kasus korupsi. Namun publik tahunya hanya sampai vonis saat proses hukum di pengadilan negeri. Padahal, setelah putusan yang bersangkutan masih bisa melakukan upaya hukum banding ke pengadilan tinggi atau kasasi ke Mahkamah Agung.

"Kita kan tidak tahu, barangkali yang bersangkutan melakukan upaya hukum banding atau kasasi dan ternyata putusannya bebas. Makanya kami akan verifikasi ke PN Surabaya atau PT Jatim. Kalau nantinya benar yang bersangkutan berstatus napi korupsi tentu berkasnya dinyatakan TMS," pungkas eksponen HMI tersebut. (mdr/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Maret 2019 10:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*HARI ini, 13 Maret 2019 ada agenda batas waktu Fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jawa Timur untuk memberikan pendapatnya kepada Pimpinan Dewan berkenaan dengan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pro...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...