Jumat, 15 November 2019 17:14

​Pj Sekdaprov Jatim Hadiri Pembukaan Forum Anak Nasional 2018

Jumat, 20 Juli 2018 01:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
​Pj Sekdaprov Jatim Hadiri Pembukaan Forum Anak Nasional 2018
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim saat mendampingi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA membuka Forum Anak Nasional (FAN) di Hotel Singgasana Surabaya, Kamis (19/7) malam.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur Dr Ir Jumadi MMT mendampingi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lenny Rosalin, membuka Forum Anak Nasional (FAN) di Hotel Singgasana Surabaya, Kamis (19/7) malam.

Pertemuan FAN ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2018. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pertemuan FAN dengan tema “Bakti Anak Untuk Negeri” ini lebih mengedepankan partisipasi penuh anak-anak. Melalui pemberian informasi langsung tentang isu-isu pemenuhan hak dan perlindungan oleh berbagai Kementerian/Lembaga, organisasi dan NGO.

"Anak-anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) diharapkan dapat mengolah berbagai informasi yang ada menjadi sebuah mimpi untuk Indonesia dalam rangka mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak,” tutur Lenny Rosalin.

Lenny mengatakan tema yang diangkat dalam FAN 2018 diharapkan dapat menginspirasi anak untuk berbakti kepada negeri dengan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor. Sebagai Pelopor, anak-anak diharapkan dapat menjadi agent of change bagi lingkungan sekitarnya. Sementara sebagai Pelapor, anak-anak diharapkan dapat aktif melaporkan masalah yang menimpa teman sebayanya.

"Oleh karena itu, kami mendorong Pemerintah Daerah untuk membuat mekanisme bagi anak-anak yang ingin melaporkan kejadian yang menimpa teman sebaya mereka. Harus dibangun komitmen bersama untuk membangun saluran melapor dan menjadikan anak-anak sebagai aktor pembangunan,” tegas Lenny.

(Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lenny Rosalin saat bersama salah satu peserta FAN)

Lenny menilai terpenuhinya hak partisipasi anak akan berdampak positif terhadap proses tumbuh kembang mereka. Anak yang aktif lebih resistant terhadap kemungkinan menjadi korban kekerasan, pelecehan, dan diskriminasi. Oleh karena itu, dalam pertemuan FAN 2018, anak-anak dari seluruh Indonesia akan dibekali berbagai ilmu pengetahuan yang disampaikan langsung oleh narasumber yang berkualitas dan kompeten di bidangnya.

"Kami berharap anak-anak yang hadir pada kesempatan ini dapat menjadi motivator, fasilitator, inovator, dan kreator sehingga dapat berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman kepada teman-teman lainnya,” tambah Lenny.

Pertemuan FAN 2018 dilakukan dalam rangka upaya pemenuhan hak partisipasi anak, yang merupakan bagian dari 4 (empat) hak dasar anak, sebagaimana yang disebutkan dalam Pasal 4 UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

"Bahwa, Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” sebutnya.

Perlu diketahui, Forum Anak merupakan organisasi atau lembaga sosial yang digunakan sebagai wadah atau pranata partisipasi bagi anak yang belum berusia 18 tahun. Dimana anggotanya merupakan perwakilan dari kelompok anak atau kelompok kegiatan anak yang dikelola oleh anak-anak dan dibina oleh pemerintah sebagai media untuk mendengar dan memenuhi aspirasi, suara, pendapat, keinginan dan kebutuhan anak dalam proses pembangunan.

FAN 2018 diharapkan dapat merangsang keterlibatan anak dalam proses pengambilan keputusan sesuai kebutuhan dan keinginan mereka. Suara, aspirasi, kebutuhan, dan kepentingan anak perlu menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan merupakan bagian tidak terpisahkan dalam setiap perencanaan dan proses pembangunan.

Hasil diskusi mereka akan terkristal dalam sebuah Suara Anak Indonesia 2018 yang akan dibacakan saat puncak acara Hari Anak Nasional pada 23 Juli mendatang di hadapan Presiden RI, Joko Widodo. Perwakilan 516 kabupaten/kota dari 34 provinsi seluruh Indonesia akan mengikuti kegiatan FAN 2018 sejak 19 – 22 Juli 2018 mendatang di Kota Surabaya. (ian/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...