Selasa, 21 Agustus 2018 13:01

​Kenangan Sahabat Akrab Presiden, Binky Irawan Guyon Minta Proyek, Gus Dur Marah

Rabu, 18 Juli 2018 08:13 WIB
Editor: EM Mas'ud Adnan
Wartawan: EM Mas'ud Adnan
​Kenangan Sahabat Akrab Presiden, Binky Irawan Guyon Minta Proyek, Gus Dur Marah
KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). foto: santrigusdur.com

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Binky Irawan, Pemuka Konghucu mengaku banyak sekali kenangan bersama Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Maklum, Bingky Irawan dikenal luas sebagai teman akrab Gus Dur. Sejak Gus Dur jadi Ketua Umum PBNU hingga terpilih sebagai presiden RI ke-4, Binky selalu menemani Gus Dur. Sampai ada yang mengatakan di mana ada Gus Dur, di situ pasti ada Binky Irawan.

“Saya nangis kalau ingat Gus Dur,” kata Binky Irawan kepada bangsaonline.com usai rekaman acara Indonesia Merayakan Perbedaan (IMP) program BBSTV di Trawas, Mojokerto.

Binky Irawan yang kini pakai kursi roda mengungkapkan bahwa Gus Dur adalah presiden paling bersih dan tidak bisa diajak nepotism. Ia membuktikan sendiri saat menggoda minta proyek. ”Saya menggoda Gus Dur dengan minta proyek. Saya bilang, Mas mbok saya dikasih proyek,” kata Bingky Irawan yang memanggil Gus Dur dengan panggilan Mas.

Bagaimana respon Gus Dur? Binky malah didamprat. “Wes mambu lemah kok sik macem-macem,” kata Binky Irawan menirukan jawaban Gus Dur. Artinya, sudah tua dan mau mati kok macam-macam minta proyek segala.

Gus Dur memang dikenal sebagai presiden RI terbersih. Bahkan ketika usai membentuk kabinet, Presiden Gus Dur langsung wanti-wanti kepada para menteri dan stafnya. “Kalau ada kiai atau siapa saja minta proyek mengatasnamakan saya, jangan dikasih,” kata Gus Dur.

Menurut Binky, Gus Dur justru berkomitmen mendahulukan kesejahteraan bangsanya. “Saat itu Gus Dur bilang, nanti kalau bangsaku sudah sejahtera, kita bersama-sama cari uang. Saat itu Gus Dur langsung salaman (jabat tangan) sebagai tanda komitmen bersama,” ungkap Bingky Irawan.

Karena itu Binky yang lahir sebagai etnis Tionghoa merasa sedih melihat konglomerat etnis Tionghoa memperkaya diri dengan cara-cara yang tidak sehat. Tapi, Gus Dur malah minta Bingky diam saja. Alasannya, jika bertindak pun para konglomerat itu tak bakal menggubris karena Bingky Irawan bukan etnis Tionghoa kaya. (MMA)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...