Senin, 26 Agustus 2019 10:51

​Diawali Pembacaan Shalawat Nariyah, NasDem Partai Pertama Daftarkan Caleg ke KPU Jatim

Senin, 16 Juli 2018 21:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Diawali Pembacaan Shalawat Nariyah, NasDem Partai Pertama Daftarkan Caleg ke KPU Jatim
Rendra Kresna, Ketua DPW Partai NasDem (tengah) berdoa sebelum melaksanakan pendaftaran caleg ke KPU Jatim. Foto : DIDI R/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Partai NasDem menjadi partai politik pertama yang mendaftarkan calon anggota legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur. Pendaftaran ini dilakukan Partai NasDem secara serentak secara nasional, termasuk di Jawa Timur. 

Prosesi pendaftaran Partai NasDem ke KPU diawali dengan pembacaan shalawat Nariyah 4444 kali. Khataman Quran pun dilakukan sebanyak 5 kali sesuai dengan nomor urut partai bertagline Gerakan Perubahan itu.

Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Rendra Kresna mengungkapkan, pihaknya berharap dengan pembacaan shalawat nariyah dan khataman Al Quran, NasDem mendapat berkah dan kemudahan. Menurutnya pembacaan shalawat dan khataman Al Quran adalah sebuah amaliah yang biasa dilakukan di Jawa Timur, terutama di lingkungan Nahdliyin.

"Jawa Timur ini mayoritas penduduknya NU. Demikian pula NasDem, mayoritas kader NasDem adalah warga NU. Jadi wajar kalau tradisi NU juga melekat di NasDem," tutur Bupati Malang ini, Senin (16/7).

Rendra menegaskan, proses pencalegkan di Partai NasDem gratis tanpa biaya atau mahar politik. Kalau pun ada biaya yang dikeluarkan itu hanya sebatas untuk pembelian materai. Diluar itu proses perekrutan caleg berjalan secara fair, berdasarkan penilaian dedikasi, loyalitas dan kemampuan.

Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu menjelaskan, NasDem juga mengakomodir aspirasi kaum perempuan. Terbukti, 30 persen keterwakilan perempuan dalamnpencalegkan yang disyaratkan Undang Undang juga dipenuhi oleh NasDem.

"Soal keterwakilan perempuan sudah kita penuhi, bahkan lebih dari angka 30 persen. Apalagi kita mempunyai kader yang berasal dari Muslimat NU. Jadi tak ada kesulitan untuk memenuhi syarat keterwakilan perempuan," ujar Rendra.

Sementara itu, Mochamad Eksan Ketua Bidang Agama dan Masyarakat Adat mengakui pembacaan shalawat Nariyah sudah menjadi amaliah yang biasa dilakukan di setiap kegiatan Partai NasDem. Terlebih mayoritas kader NasDem adalah nahdliyin. Karena itu, tak heran kalau dalam proses pendaftaran caleg juga disertai dengan pembacaan shalawat nariyah dan khataman Al Quran.

Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jatim ini mengatakan, ada makna khusus dari pembacaan shalawat Nariyah. Dengan pembacaan shalawat itu pihaknya berharap dipercepat niat dan ikhtiar politik Partai Nasdem untuk dikabulkan. Jadi ini tidak semata-mata tradisi atau amaliah NU, tapi juga ada doa yang terkandung di dalamnya.

"Dengan pembacaan shalawat nariyah ini kami sekaligus berdoa agar niat kami dikabulkan dengan cepat. Ini tradisi turun temurun di kalangan NU," imbuh wakil sekretaris PCNU Kabupaten Jember tersebut. (mdr/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...