Selasa, 19 November 2019 17:34

​K-9 dan Pendeteksi Suhu Tubuh Diterjunkan Cari Korban Longsor TPAS Supit Urang

Kamis, 12 Juli 2018 13:44 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Iwan Irawan
​K-9 dan Pendeteksi Suhu Tubuh Diterjunkan Cari Korban Longsor TPAS Supit Urang
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri didampingi tim gabungan, ketika diwawancarai awak media di TPA Supit Urang Mulyorejo, Sukun, Kota Malang, Kamis (12/7).

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pencarian terhadap Agus Sarjono (45), seorang pengais sampah yang hilang tertimbun longsoran sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Supit Urang, Mulyorejo, Sukun Kota Malang, terus dilakukan. Sebelumnya, warga asal Dampit, Kabupaten Malang itu tertimbun longsoran sampah Rabu (11/7) siang kemarin sekitar pukul 13.00 WIB.

Pencarian korban pengais sampah tersebut hingga kini terus dilakukan oleh tim gabungan. Kamis (12/7). Di hari kedua ini, pencarian korban dipimpin langsung oleh Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri bersama tim gabungan seperti TNI, Basarnas, K-9, PSC 119, dan tim lainnya. Total ada sebanyak 150 personel yang diterjunkan.

"Karena kesulitan area penelusuran dengan kendaraan, akhirnya tim memakai cara manual," demikian diungkapkan AKBP Asfuri.

Selain itu, untuk memudahkan langkah pencarian, rencananya kan dilakukan pemadatan sampah di sisi yang dilalui korban. Sekaligus perlu penggeseran timbunan sampah yang menumpuk ke tempat lainnya.

"Untuk mempermudah pencarian korban, tim gabungan menerjunkan K-9 (anjing pelacak) untuk membantu tugas. Namun tetap hati-hati, hindari rawan longsor," tandasnya.

Sepanjang pencarian berlangsung, TPAS Supit Urang di sisi tertentu disterilkan. "Pengais sampah (pemulung) sementara waktu dilarang mendatangi lokasi rawan longsor," katanya.

Koordinator Basarnas Satrio Nurhidanto menambahkan, selain melibatkan K-9 milik Polri, Basarnas sendiri juga menggunakan alat pendeteksi suhu panas tubuh yang jangkauannya mencapai kedalaman 10 meter. "Dengan dibantu dua sarana tersebut, harapan bisa segera diketemukan jasad korban," imbuh Satrio.

Sejauh ini, ditambahkan Kapolres, masih belum ditemukan unsur kelalaian dalam peristiwa hilangnya Agus akibat tertimbun longsor. (iwa/thu/rd)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...