Selasa, 26 Maret 2019 08:13

​Bupati Tuban Soroti Kinerja Pelayanan Disdukcapil dan RSUD

Rabu, 23 Mei 2018 20:50 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Istihar
​Bupati Tuban Soroti Kinerja Pelayanan Disdukcapil dan RSUD
Bupati Tuban H Fathul Huda.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban H Fathul Huda menyoroti kinerja Disdukcapil ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat saat mengurus dokumen-dokumen. Sebab, pihaknya kerap sekali mendapat aduan dan keluhan dari masyarakat terkait antrean pelayanan.

"Terkait masalah ini harus mempunyai inovasi atas terobosan atas pelayanan dasar kepada warga," ujar Fathul Huda, Rabu (23/5).

Ia mengakui pelayanan publik kependudukan masih semrawut, dibuktikan dengan seringnya aduan dari warga.

"Saya perintahkan ke OPD meliputi (Dinas, Badan, Kantor bagian dan Kecamatan), bagaimana masyarakat terlayani dengan baik, dari jauh menjadi dekat," ungkapnya.

Fathul Huda mencontohkan, di bidang kependudukan hampir setiap hari Kadisdukcapil Tuban menandatangani sekitar 350-400 lembar penerbitan KK, KTP, Akte dan lainnya.

"Oleh sebab itu, dalam peningkatan pelayanan terhadap masyarakat, sebaiknya banyak progam-progam inovasi dan terobosan yang dilaporkan Disdukcapil kepada pimpinan. Jadi dalam pengajuan kepengurusan administrasi kependudukan seperti KTP, KK, Akte harus selesai di tingkat desa melalui aplikasi berbasis SiAK sehingga masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh untuk antre ke kantor Disdukcapil Tuban,'' imbuhnya.

Sementara itu, dari 328 desa dan kelurahan 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban, baru ada 17 desa dari 7 kecamatan yang sudah melaksanakan pelayanan dasar kependudukan untuk masyarakat tersebut.

Selain pelayanan Disdukcapil, bupati juga menyoroti pelayanan kesehatan dalam hal ini RSUD Koesma. Bupati prihatin atas warganya yang sering antre untuk pengambilan nomor kamar rumah sakit.

"Kita berharap dukungan kades-kades sosialisasikan ke warganya. Bahwa, daerah mempunyai progam Inovasi dan terobosan berupa aplikasi Simpolin Ceria. Yakni, pelayanan berbasis online agar dapat mengurai antrean. Selain itu, pemdes juga sosialisasikan bagi warga tidak mampu untuk mengurus BPJS kesehatan yang dibiayai oleh daerah," tutupnya. (ahm/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...