Selasa, 16 Oktober 2018 22:23

​Kabupaten Madiun Wakili Pesona Budaya Jatim di Anjungan TMII

Senin, 07 Mei 2018 01:25 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
​Kabupaten Madiun Wakili Pesona Budaya Jatim di Anjungan TMII
Dr.H.Akhmad Sukardi,MM Selaku Setda Jatim Mendapat Cinderamata Dari Bupati Madiun Di Acara Pesona Budaya Jatim Khas Pemkab Madiun Di TMII Jakarta.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pemkab Madiun pada Sabtu (5/5) malam berkesempatan tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dalam acara paket khusus “Citra Promosi Potensi Unggulan Daerah" di Anjungan Jawa Timur. Pada saat gelar budaya Jawa Timur Kab Madiun menampilkan budaya lokal.

Acara yang digelar di salah satu anjungan di TMII tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun beserta jajarannya juga Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi, MM saat Pesona Budaya Jawa Timur di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu (5/5).

Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos dalam sambutannya menjelaskan, bahwa Kab. Madiun merupakan bagian dari wilayah Prov. Jawa Timur bagian barat yang mempunyai ciri khusus budaya mataraman. Keanekaragaman budaya di Jawa Timur membuktikan bahwa Jawa Timur merupakan Provinsi yang kaya budaya.

"Kebudayaan daerah merupakan faktor utama berdirinya kebudayaan yang lebih global yang biasa kita sebut dengan kebudayaan nasional maka atas dasar itulah segala bentuk kebudayaan daerah akan sangat berpengaruh terhadap kebudayaan nasional," terang Muhtarom Bupati Madiun di depan pengunjung.

Menurut Sukardi, sapaan Sekdaprov Jatim, Jawa Timur memiliki pemandangan alam yang indah. Memiliki peninggalan purbakala dengan tradisi budaya yang unik dan menarik dari empat suku terbesar, yaitu Jawa, Madura, Tengger dan Osing.

Letak Prov. Jawa Timur yang strategis di antara dua daerah tujuan wisata Yogyakarta dan Bali, menjadikan Jawa Timur layak sebagai destinasi bagi wisatawan yang ingin berlibur maupun melakukan kegiatan bisnis. 

"Mudah diakses melalui perjalanan darat, laut, maupun melalui bandar udara internasional Juanda Surabaya," terang Sukardi

Sedangkan dipilihnya Kab Madiun juga bukan tanpa alasan. Hal tersebut untuk memotivasi dan mensupport wilayah Kab Madiun semenjak kepindahannya di Mejayan Caruban sebagai ibukota Kabupaten.

"Dengan adanya perpindahan pusat pemerintahan kabupaten di Mejayan dan dengan adanya akses jalan tol trans Jawa yang melintasi Kabupaten Madiun sekarang ini, merupakan kesempatan emas bagi kabupaten madiun untuk para inverstor dan wisatawan yang akan masuk di Kabupaten Madiun," jelasnya. (nal/ian)

Suparto Wijoyo
Kamis, 11 Oktober 2018 13:39 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DUKA menggumpalkan kisah sekaligus narasi cerita yang bersambung membalutkan tragedi lingkungan dan kemanusiaan yang tiada terperikan. Beribu-ribu orang yang menjadi korban gempa di Palu maupun Donggala menyayatkan perihnya l...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...