Jumat, 22 Maret 2019 20:04

​Gadis 14 Tahun di Jombang Digilir 8 Remaja Bergantian saat Pesta Miras

Kamis, 26 April 2018 15:16 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Rony Suhartomo
​Gadis 14 Tahun di Jombang Digilir 8 Remaja Bergantian saat Pesta Miras
Dari delapan tersangka, lima telah diamankan di Mapolres Jombang. foto: Rony Suhartomo/ bangsaonline.com

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Seorang gadis berinisial NN (14), warga Kecamatan Ngoro, Jombang dipaksa melayani nafsu bejat delapan remaja. Aksi itu dilakukan para pelaku saat sedang menggelar pesta miras (minuman keras) di area persawahan Desa Badang, Kecamatan Ngoro.

"Dari delapan pelaku, sudah kita bekuk lima remaja. Saat ini mereka menjalani pemeriksaan di unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak)," ujar Kapolres Jombang Fadli Widiyanto, Kamis (26/4).

Lima pelaku yang sudah tertangkap masing-masing OYV (17), warga Desa Kertorejo, Ngooro; SHM (15), pelajar asal Desa Badang, Ngoro; MZA (16), pelajar asal Desa Badang; MFH (18), warga Desa Genukwatu, Ngoro; serta RR (15), warga Desa Badang, Ngoro.

Fadli menjelaskan, persetubuhan anak di bawah umur itu terjadi pada Sabtu (21/4) malam. Awalnya, para pelaku sepakat menggelar pesta miras untuk merayakan ultah salah satu dari mereka. Dari situ, mereka juga merancang untuk mengajak dua perempuan. Yakni, korban dan temannya.

Selanjutnya, sekitar pukul 19.30 WIB, korban dijemput oleh RR dan teman perempuannya. Mereka menuju balai desa Badang, yang notabene tempat mereka berkumpul dengan teman lainnya. Dari balai desa, delapan remaja dan dua perempuan itu bergerak menuju area persawahan.

Ketika sampai lokasi para pelaku melakukan pesta miras. Korban yang berada di lokasi juga dipaksa menenggak miras tersebut. Di tengah acara, salah satu bernama MZA mengajak korban melakukan hubungan intim. Awalnya, korban menolak. Namun MZA terus memaksa.

Bahkan pelaku membawa korban menjauh sekitar 6 meter dari lokasi pesta miras. Nah, di persawahan itulah dia menyetubuhi korban. Setelah itu, NN disetubuhi secara bergantian pelaku lainnya. Ketika menyetubuhi korban, mereka bergantian memegangi korban agar tidak meronta. Ada juga yang sekadar meraba-raba area sensitif korban.

"Kasus ini terkuak setelah korban menceritakan petaka yang dialaminya ke ibunya. Selanjutnya, sang ibu melaporkan kasus ini ke polisi. Kami sudah menangkap lima pelaku," pungkas kapolres.(ony/rd)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...