Kamis, 24 Januari 2019 08:21

​Emil Dardak: Pemilih Melihat Rekam Jejak, Bukan Sekadar Program

Senin, 16 April 2018 19:13 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Tim
​Emil Dardak: Pemilih Melihat Rekam Jejak, Bukan Sekadar Program
Emil Dardak saat foto bersama masyarakat setempat.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan secara lugas bahwa masyarakat saat ini semakin kritis dalam memilih pemimpin.

Menurut Emil yang juga Bupati Kabupaten Trenggalek ini, masyarakat tidak melihat program yang disampaikan passangan calon ke depan. Karena visi dan misi masih janji, namun rekam jejak adalah bukti nyata dari sebuah pengabdian.

"mereka (pemilih) melihat rekam jejak program. Jadi mereka melihat kemarin ngapain dan telah berbuat apa untuk masyarakat Jawa Timur, " kata Emil Dardak usai acara di Wagir Malang bersama ratusan warga, Minggu (15/4).

Emil Dardak yang dipercaya Gubernur Jawa Timur Soekarwo melanjutkan program Jatimnomic ini menuturkan bahwa saat menyusun program kerja yang dikampanyekannya kepada masyarakat, dirinya bertumpu pada berbagai program Pemerintah Provinsi Jatim yang dikepalai Gubernur Soekarwo (Pakde Karwo).

"Baik tingkat keberhasilan, efek positif pada masyarakat serta yang terpenting evaluasi dari program itu. Mana yang kurang dan belum maksimal. Ini yang kami jadikan program. Kita sangat detail menganalisa agar program tepat sasaran," tutur ahli pengembangan kawasan ini,

Penggagas pelabuhan perintis selatan Jawa ini juga mencontohkan adanya program Jalin Matra maupun Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinilainya berhasil meski masih ada lansia dan disabilitas yang belum tercover sepenuhnya. Walaupun demikian, lubang-lubang ini akan dipertebal dan disempurnakan di masa depan oleh pasangan Khofifah-Emil.

Lebih lanjut Emil menambahkan ada beberapa persoalan serius yang harus dibenahi ke depan, tapi luput dari perhatian paslon lain. Misalnya, program pelayanan terpadu satu atap bagi persoalan pekerja migran. Program tersebut sebenarnya telah berjalan di Surabaya dan Tulungagung, namun tidak dijadikan program lanjutan oleh rivalnya.

"Tak hanya itu, bahkan ketika ditanya soal kemiskinan paslon lain justru menjawab hanya kapasitasnya hanya wakil, itu wewenang gubernur. Ini kan akhirnya prestasi lebih banyak di gubernurnya, dan secara otomatis masyarakat sudah diberikan konfirmasi sendiri oleh paslon lain bahwa tidak bisa mengklaim semua prestasi dari Jawa timur ini adalah prestasi bersama," katanya.

Emil yang baru saja mendapatkan penghargaan Indonesia Visionary Leader kategori Best in Unlocking Local Potentiality ini menjelaskan bahwa masih ada ruang yang serius dan harus dibenahi agar ke de pannya persoalan seperti kemiskinan pedesaan, partisipasi sekolah yang relatif rendah terutama untuk perempuan, dan infrastruktur dasar, dapat teratasi.

"Disini diperlukan percepatan-percepatan yang harus dilakukan dan harus menjadi solusi yang benar-benar membangun pemberdayaan masyarakat," ungkap Emil.

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...