Hanya Jual Jus Buah, 'Gajinya' Rp 27 Juta per Bulan

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ilham (42) penjual jus buah yang omzetnya bisa mencapai hingga Rp 27 juta per bulan.

Ia mengawali usaha dari tahun 2007. Awalnya mendapat ide membuka toko jus karena anak yang sering membeli es. Khawatir akan kesehatan anaknya, akhirnya Ilham memilih untuk membuka toko jus di gang 6 tersebut.

“Awalnya karena anak jajan-jajan es, jadi saya punya pikiran kenapa tidak membuka toko es? Tapi saya milih buka toko es yang lebih sehat, dan saya pilih jual jus. Kan sama-sama es nya, jadi anak nggak jajan sembarangan,” ungkap Ilham.

Toko yang sudah berjalan sepuluh tahun itu kini telah banyak menggaet para pelanggan yang rata-rata merupakan mahasiswa dan orang-orang sekitar Lidah Wetan. Ilham percaya jika jus miliknya berbeda dan lebih enak karena anaknya merupakan patokan Ilham untuk mencoba jus-jus yang baru.

“Taster pertama anak, kalau anak bilang enak, saya juga tidak segan menjual jus tersebut,” ucapnya.

Selain anak, pelanggan juga merupakan motivasi ilham ubtuk mengembangkan usaha jusnya, karena dari beberapa pelanggan juga, Ilham dapat menambah buah yang tidak ada dan biasanya banyak dicari oleh pembeli.

“Awalnya tidak full buah. Semua bertahap, apalagi banyak pelanggan yang mencari ‘ada buah ini gak ada buah itu gak? Nah yang kurang-kurang itu mulai saya tambahi,” jelas Ilham.

Untuk sekarang, Ilham sudah merasa jika toko jusnya sudah menyediakan buah cukup lengkap. Setiap hari, Ilham biasanya menbeli buah di pasar, tapi kalau ada promo buah di mall Ilham juga akan membeli buah di mall tersebut.

Ditanya tentang rahasia jualannya laku, Ilham mengaku jika buah yang lengkap merupakan hal pertama yang membuat pelanggan mau membeli jusnya. “Buah saya lebih lengkap. Pilihannya juga lebih banyak, jadi pelanggan kalau mencari buah yang disukanya akan selalu ada. Yang jelas, tidak boleh mengecewakan pelanggan agar pelanggan mau kembali. Rasanya juga harus enak, agar pelanggan puas,” jelasnya.

Harga masing-masing jus berkisar rata Rp 5 ribu, Namun ada beberapa jus buah yang dipatok dengan harga Rp 6 ribu, sesuai dengan mahalnyabuah tersebut. Selain itu, pelanggan juga bisa memesan jus campur sesuai keinginan pelanggan, dan harga yang di berikan akan sedikit lebih mahal yakni Rp 7 ribu perporsi.

Buka dari jam 12 siang, toko jus yang diberi nama jus Griya tersebut akan tutup pada jam 10 malam dan akan libur pada hari sabtu karena hari tersebut Ilham khususkan untuk berkumpul bersama keluarga dan mengajak anak-anaknya keluar.

Ditanya soal omzet, Ilham mampu meraup hingga Rp 27 juta per bulan. “Omzet perhari berkisar 900 ribu perhari, itu pun saya bukanya dari jam 12 siang karena pagi masih menguus keperluan toko,” ungkap Ilham.

Selain itu, Ilham juga menggunakan gula asli pada jusnya, dan hal itu juga salah satu hal yang membuat pelanggan percaya terhadap jus yabg ilham jual. “Orang-orang sini pada tahu saya pakai gula asli. Toh anak saya juga minum, jadi saya memilih yang sehat-sehat saja.”

Untuk kedepan, Ilham sangat ingin untuk membuka cabang jusnya di dekat rumah. Namun, untuk Sekaran Ilham masih mencari orang yang cocok untuk menjadi karyawanyang nantu di tempatkan di toko jus cabangnya tersebut. “Saya ingin membuka cabang, tapi masih mencari karyawan yang cocok untuk bekerja kepada saya.” (*)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Hanya Jual Jus Buah, 'Gajinya' Rp 27 Juta per Bulan