Kamis, 24 Januari 2019 08:23

​Atlet Gimnastik asal Unesa Lambungkan Nama Indonesia

Selasa, 03 April 2018 23:22 WIB
Editor: choirul
​Atlet Gimnastik asal Unesa Lambungkan Nama Indonesia
Senyum kemenangan. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Tazsa Miranda Devira (20) mahasiswa Unesa jurusan Pendidika Kepelatihan Olahraga angkatan 2016 berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang SEA Games Malaysia 2017.

Pada awalnya Tazsa mengaku Gymnastik bukan cabang olahraga yang dia geluti. Sejak kelas 3 SD Tazsa bergelut pada cabang olahraga renang, namun ketika mendalami renang tidak menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dari situ orang tuanya mengenalkan pada Gymnastik, akhirnya setelah mencoba mengikuti kejuaraan memiliki hasil yang baik.

Tazsa dilahirkan di tengah keluarga yang aktif pada bisang olahraga. “Sebenarnya dari Orang Tua yang ngenalin, kebetulan Ayah aktif di Silat dan ibu dulu sempat Sepatu Roda juga,” ungkap Tazha ditemui saat latihan di Gedung Senam Nusantara Kamis 29/03/2018.

Dalam perjalanan karir Tasha sebagai atlit senam sendiri sudah menyumbangkan banyak medali baik dari kompetisi Nasional maupun Internasional, diantaranya POPNAS ( Pekan olahraga Nasional) tahun 2009 berhasil mendapat 3 emas, pada 2011 mendapat 2 emas dan 1 perak, tahun 2013 mendapat 2 emas dan 1 perunggu.

Pada PON 2012 mendapat 1 emas dan 1 perunggu dan 2016 mendapat 2 emas dan 1 perunggu, lalu pada PRAPON 2015(Pra Pekan Olimpiade Nasional) mendapat 2 emas dan 1 perak.

Dalam kejuaraan Internasional Tazha juga mendapat medali perunggu di ASEAN SCHOOL lomba antar pelajar pada tahun 2014 di Filipina dan di kejuaraan Islamic Solidarity Games (ISG) di Baku, Azerbaijan, juga mendapat 1 perunggu.

Dari semua medali yang diperolehnya, Tazsa mengaku medali perunggu dari ajang Sea Games 2017 adalah pencapaian tertingginya. “Sebenernya pencapaian tertinggi itu yang di Sea Games kemarin, sih,” jelasnya sambil tersenyum ramah.

Pada Sea Games 2017 Tazha tergabung dalam tim senam berkelompok. Bersama timnya, Tazha berhasil menyumbangkan medali perunggu.

Sebagai mahasiswa Tazsa juga mengaku harus pandai-panda membagi waktu untuk kuliah dan latihan. Untuk meningkatkan kemampuannya Tazha berlatih setiap hari senin-sabtu. Selain itu Tazha juga memiliki riwayat cidera lutut yang lumayan parah sehingga membuatnya harus meluangkan waktu untuk terapi.

“Sebenarnya cidera ini sudah dari tahun 2012. Harusnya disuruh oprasi, tapi saya nggak mau. Soalnya masa rehabilitasinya lama, sedangkan usia saya ini kan usia produktif untuk atlet. Jadi saya lebih memilih untuk terapi saja,” ungkap Tazsa.

Ditanya tentang harapan kedepannya Tazha mengaku harus lebih baik lagi dari yang sekarang dan terus semangat. Saat ini Tazha tengah disibukkan dengan latihan untuk seleksi Asian Games 2018. (*)

Sumber: *Nindi A N P
BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...