Selasa, 20 Agustus 2019 13:13

​Dua Calon Wali Kota Malang Tersangkut Hukum, KPU Dibuat Bingung

Kamis, 29 Maret 2018 18:28 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Iwan Irawan
​Dua Calon Wali Kota Malang Tersangkut Hukum, KPU Dibuat Bingung
Dito Arif saat memberikan tanggapan dalam rapat koordinasi soal agenda debat publik, di kantor KPU Kota Malang, Kamis (29/3). foto: IWAN I/BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Penahanan dua Calon Wali Kota Malang, yakni H. Anton calon nomer urut 2 dan Ya'qud Ananda Gudban calon nomer urut 1 beberapa waktu lalu, memberikan dampak luar biasa.

KPU Kota Malang pun dibuat bingung pasca penangkapan ini, salah satunya terkait agenda debat publik.  "Rencananya debat publik digelar pada Sabtu (7/4), terpaksa mesti dikonsultasikan terlebih dahulu ke KPU Provinsi," kata Ketua KPU Kota Malang Zainudin, Kamis (29/3).

Diungkapkan Zainudin, pihaknya masih akan menanyakan mekanisme debat publik pasca ditahannya cawali Anton dan cawali Ya'qud Anada Gudban. "Apakah versi debat antar Cawawali terlebih dahulu, atau debat publik lengkap dengan paslon (jika diizinkan KPK), atau ditunda jadwalnya. Usulan ini mesti kita konsultasikan ke KPU Provinsi, maupun KPU RI, seperti apa hasilnya," imbuhnya.

Dimintai tanggapannya terkait hal ini, Ketua Timses paslon nomor urut 2 Arif Wahyudi berharap jika debat publik ditunda sementara. "Secara normatif hukum dan regulasi penyelenggaran kami menghormatinya, dan kami menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK. Tapi alangkah baiknya dan lebih arif lagi calon kami diberikan kesempatan untuk menyelesaikan Pilkada, setelah itu terserah," tandasnya.

Sedangkan Timses paslon nomer urut 1 yang diwakili Dito Arif mengatakan jika pihaknya pasrah terhadap jadwal debat publik. "Ya mau gimana lagi, kita mesti mengikutinya kapan pun itu jadwalnya. Dan kami siap untuk mengikuti debat publik tersebut dengan menghadirkan Cawawali," ucap Dito. (iwa/ian/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...