Kamis, 24 Januari 2019 10:39

​Facial dengan Cairan Sperma? Ini Pendapat Blak-blakan dari Mereka yang Pernah

Rabu, 28 Maret 2018 22:30 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
​Facial dengan Cairan Sperma? Ini Pendapat Blak-blakan dari Mereka yang Pernah
Ceprut.... ilustrasi: metro.co.uk

LONDON, BANGSAONLINE.com – Menurut Google Trends terbaru, cewek Kanada dan Australia menyukai facial menggunakan cairan sperma pasangan di wajahnya. Sementara Inggris mengikuti pada urutan berikutnya.

Metro.co.uk mengumpulkan pendapat, apakah perempuan melakukan facial dengan sperma pria itu menyehatkan? Ada sebanyak 19 responden pasangan pria wanita yang menceritakan pengalaman mereka seputar memuncratkan sperma di wajah pasangan, atau sang wanita.

Namun, ada satu pendapat negatif muncul. ”Saya tidak suka diberi sperma di wajah, atau facial sperma. Beberapa tahun yang lalu, mantan pacar saya ingin mencobanya, dan sebagai wanita yang berpikiran terbuka, saya memutuskan untuk mencobanya. Itu tidak bagus. Bahkan, saya sangat kesal setelahnya. Saya merasa terhina.”

Bahkan, satu dari wanita mengaku ada yang sampai mengalami mata bengkak. Setelah diperiksakan ke dokter, ternyata di dalam kelopak matanya masih terdapat sisa sperma yang digunakan untuk facial. “Tapi, facial sperma sebenarnya bagus untuk kulit wajah,” akuinya.

Berikut pendapat lain, yang disertai nama, umur dan pekerjaan.

Sarah (28) asal Liverpool, biseksual, petugas polisi: “Saya benar-benar berhenti memberikan seks oral, karena pasangan saya pasti memuncratkan spermanya di wajah. Kadang-kadang, saya khawatir bahwa kesukaan saya, ketika keseringan sperma dimuncratkan di wajah akan membuat jiwa kewanitaan saya menurun. Tapi, kadang saya merindukan pasangan sya mengusap lembut kulit wajah saya yang penuh spermanya. Ini sebenarnya momen yang bagus dan intim. Plus, pria cenderung selalu menghargainya.”

Robert (25), London, normal, konsultan: “Saya suka melihat mata gadis yang memandang tepat ke arah saya, sedangkan saya juga melihat ke seluruh wajahnya. Itu adalah momen romantis tertinggi. Lebih-lebih ketika sperma saya memenuhi kulit wajahnya.”

Gavin (35), London, normal, teknisi IT: “Ini cara yang bagus untuk menunjukkan dominasi. Anda harus secara fisik di atas wanita yang wajahnya Anda muncrati dengan sperma. Ini perasaan yang menyenangkan. Tetapi kuncinya, hanya jika dia juga menyukainya, jika tidak itu merendahkan.”

Jenny (26), London Timur, bekerja, Customer Services: “Ada beberapa hal yang saya sukai tentang facial sperma. Ada rasa menyerahkan diri Anda kepada pasangan, dan fakta bahwa pasangan sangat bersemangat, sehingga mereka tidak dapat mengendalikan diri. Juga, sensasi dari saat sperma keluar itu juga unik. Hampir seperti berlari melewati badai.”

Alexander (29): “Terapis pijat Facial sperma lagi ngetren. Sangat erotis dan nakal, dan terasa memberdayakan. Ada sesuatu yang sangat hot tentang sperma di wajah atau seorang gadis yang menelan sperma.”

David (44), Gatwick, biseksual, manajemen transportasi: ”Saya suka wajah, baik dari pria atau wanita. Ini adalah pengalaman yang intens. Dan kemudian, kekuatan melepaskan sperma dengan wajahku menatap dia. Bagaikan menjadi anak nakal.”

Karina (24), York, biseksual, Manajer Toko: Saya suka facial sperma, karena saya suka dominasi lelaki kepada diri saya. Itu seperti dia menandai wilayahnya.”

Anthony (30), London Utara, biseksual, bekerja di IT: “Menurut saya, pria berpikir bahwa wanita benar-benar menginginkan sperma kita. Dan bahwa mereka sangat menyukainya sehingga mereka menginginkannya di seluruh wajah mereka. “

Drew (25), Glasgow, normal, agen real estate: “Anda melihat ke bawah pada wajah gadis itu, dan Anda melihatnya dengan mulut terbuka. Dan itu seksi, karena saya tahu dia juga menginginkannya. Ketika seorang melakukan oral pada penis Anda, berarti dia ingin facial sperma saat anda klimaks.”

Lauren (30), Bristol, normal, pengacara: “Saya tidak yakin saya akan mengatakan saya menyukainya, tetapi pacar saya dan saya telah mencobanya. Kami sedang berlibur dan mencoba facial sperma di sore hari. Itu adalah bencana; sperma itu tertinggal di dalam kelopak mata. Tapi saya tidak marah.”

Ian (39), London, normal, sutradara: “Suatu kali, saya menggosok sperma saya di wajah wanita, tepat sebelum dia harus foto paspor barunya. Itu sebenarnya bagian dari skenario cuckolding, karena suaminya tahu bahwa wajah berseri di paspor istrinya adalah perbuatan saya.”

Matt (28), London, normal, bekerja di bidang keuangan: “Ini dilakukan dengan penghinaan. Itu sebabnya saya tidak ejakulasi di wajah pacar saya, kami berada dalam hubungan yang serius.”

Nicos (24), Rumania, panseksual: “Memberikan seorang gadis sperma, menunjukkan Anda dalam posisi dominan. Facial sperma juga merupakan alternatif bagi orang yang tidak suka dengan rasa sperma.”

Curtis (27), Bristol, normal, bekerja di perhotelan: “Ada dua alasan mengapa saya suka facial sperma. Saya normal, ada sperma di wajah saya membuat pria itu kian mendalam sayangnya kepada saya. Dari perspektif yang dominan, itu adalah kontrol dan penyerahan yang Anda terima yang membuatnya menjadi hidup.”

Jimmy (29), London timur: “Facial sperma adalah hal kepemilikan. Ini tentang seorang wanita yang menyerahkan dirinya kepada Anda, karena Anda tahu bahwa Anda akan datang, tetapi tetap berada di tempatnya.”

Sumber: metro.co.uk
BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...