Selasa, 16 Oktober 2018 22:23

​GMH Berdayakan Masyarakat Eks Dolly Jadi Mandiri

Selasa, 13 Maret 2018 22:46 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
​GMH Berdayakan Masyarakat Eks Dolly Jadi Mandiri
Salah satu kegiatan di balai RT. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gerakan Melukis Harapan (GMH) turut membantu pemerintah dalam menjadikan masyakarat eks dolly mandiri. GMH hadir sejak Juni 2014. Yayasan mulanya bernama Emas (Elemen Pemuda Surabaya) yang peduli terhadap langkah pemerintah dan menjawab kekhawatiran warga eks dolly kehilangan daya ekonomi mereka. GMH berawal dari gagasan Imran Ibnu Fajri dan beberapa teman yang sevisi dengannya.

Kehadiran GMH membawa beberapa program pendukung untuk masyarakat eks dolly. Di antaranya, program bidang ekonomi, kesehatan lingkungan, dan pendidikan. Dalam bidang ekonomi GMH membentuk UKM.

"Alhamdulillah sempat tembus omzet 30 juta rupiah dari modal awal yang hanya 200 ribuan," jelas Fajri Ketua GMH saat ditemui Bangsaonline.com/ Fajri mengaku omzet tersebut diperoleh hanya dalam waktu satu bulan setengah. Beberap UKM binaan GMH yang sampai saat ini tetap eksis ada Tempe Bang Jarwo, Samijali, dan Orumi.

Sedangkan bidang kesehatan dan lingkungan, Fajri menuturkan program itu dilakukan dengan memberikan penyuluhan hidup bersih dan sehat serta menginisiasi bank sampah. GMH pun ikut mengajak masyarakat eks dolly mengolah sampah menjadi barang yang bernilai jual. "Daur ulang sampah-sampah plastik dijadikan bunga-bunga, pernah dijual jadi suvenir wisuda," tambah Fajri.

Dalam bidang pendidikan, para relawan GMH melakukan pengajaran untuk anak-anak dan orang tua. Bentuk pengajaran yang dilakukan salah satunya pengajaran untuk persiapan ujian bahkan sampai pendidikan karakter.

Gerakan Melukis Harapan memiliki slogan Inspirasi kita untuk peradaban mulia. Pada tahun ini, GMH sedang mencari rekanan kerja untuk program-program unggulannya, seperti binaan ukm. GMH dapat dikunjungi di sekretariatnya di Semolowaru Indah II Q 17. Di samping itu, untuk mengetahui kegiatan-kegiatan terakhirnya dapat dilihat melalui akun instagramnya yang bernama @melukisharapan. (*)

Sumber: *M Ainur Rofiiqi
Suparto Wijoyo
Kamis, 11 Oktober 2018 13:39 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DUKA menggumpalkan kisah sekaligus narasi cerita yang bersambung membalutkan tragedi lingkungan dan kemanusiaan yang tiada terperikan. Beribu-ribu orang yang menjadi korban gempa di Palu maupun Donggala menyayatkan perihnya l...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...