Minggu, 24 Maret 2019 02:29

​Wabup Tuban Pastikan Biaya Korban Keracunan Masal Ditanggung Pemkab

Selasa, 13 Maret 2018 22:31 WIB
Wartawan: Suwandi
​Wabup Tuban Pastikan Biaya Korban Keracunan Masal Ditanggung Pemkab
Wabup saat mengunjungi korban keracunan massal di RSUD Koesma Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan korban keracunan makanan pada saat acara Posyandu di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Senin (12/3) lalu akan ditanggung Pemkab. Pernyataan tersebut disampaikan wabup saat menjenguk para korban di RSUD dr. R. Koesma Tuban, Selasa (13/3).

"Seluruh biaya perawatan akan dibiayai dari APBD melalui Dinas Kesehatan," ungkap Wabup kepada wartawan.

Sampai saat ini belum dapat dipastikan secara pasti penyebab keracunan tersebut lantaran Dinkes masih melakukan observasi dan penelitian. "Indikasi awal korban mengalami keracunan disebabkan oleh bakteri," jelasnya.

"Penyebab bakteri tersebut bisa berasal dari makanan yang terlalu lama atau dari proses masak yang kurang higienis. Semua kemungkinan penyebab keracunan akan diperiksa termasuk bungkus makanan. Oleh sebab itu, belajar dari kejadian ini perlunya peningkatan pengawasan dan pendampingan pada kegiatan serupa, mengingat korban keracunan lebih banyak anak-anak," katanya.

"Pasca kejadian ini, Pemkab Tuban akan melakukan evaluasi penyebab kejadian ini, baik panitia, pihak Posyandu, PKK sebagai pendamping kegiatan, Puskesmas, dan Dinkes," bebernya.

Plt. Kepala Dinkes Tuban menjelaskan bahwa jumlah korban keracunan mencapai 26 korban dengan rincian 16 pasien dirawat di RSUD Koesma, dan di RS Media Mulia sebanyak 10 pasien

"Sudah tiga pasien di RSUD Koesma yang diizinkan pulang kemarin. Sementara 13 pasien lainnya kemungkinan sudah bisa diperkenankan pulang hari ini. Kepastian kepulangan pasien tergantung keputusan dari dokter yang menangani," pungkasnya. (wan/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...