Jumat, 19 Juli 2019 22:15

​Aishiteru, Kedai Masakan Jepang Raih Omzet Rp 30 Juta per Bulan

Minggu, 11 Maret 2018 22:56 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
​Aishiteru, Kedai Masakan Jepang Raih Omzet Rp 30 Juta per Bulan
Gerai sederhana, rasa maxi. foto: DHIAN B/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Aishiteru, sebuah kedai dengan masakan Jepang yang raih omzet Rp 30 Juta setiap bulannya.

Kedai ini berdiri pada awal tahun 2015. Meskipun baru dua tahun, kedai ini mampu meraih omzet sekitar Rp 30 Juta per bulan.

Ide berawal dari Susanto (30) selaku pemilik kedai yang ingin mengembangkan usahanya di bidang kuliner khususnya Jepang. “Saya memilih kuliner Jepang karena prospeknya sangat bagus. Selain itu orang-orang hanya bisa menikmati masakan jepang di mall-mall saja. Nah, dengan adanya Aishiteru ini orang-orang tidak hanya bisa menikmati masakan Jepang di mall saja. Namun, di kedai pinggir jalan pun bisa. Tentunya dengan harga yang lebih murah dan juga rasanya yang sebelas dua belas dengan restoran,” tutur Santoso pada wawancara, Sabtu (10/03).

Beberapa menu andalan yang ditawarkan di kedai ini, yaitu ramen dan sushi. Selain bumbu yang khas, Susanto mengatakan bahwa ia mempunyai bumbu rahasia untuk membuat masakan Jepangnya pas di lidah orang Indonesia.

Untuk menarik pelanggan, kedai ini mempunyai cara tersendiri, yaitu dengan menamai nama makanan dan minumannya dengan nama yang unik, salah satunya adalah minuman putri salju. Minuman putri salju adalah soda yang dicampur dengan susu. Nama-nama yang unik ini akan membuat pelanggan penasaran dan ingin mencoba.

Tak heran kedai ini selalu ramai oleh pengunjung. Setiap malamnya bisa menghabiskan lebih dari 30 sushi dan 50 porsi ramen. Makanan dan minuman dibandrol dengan harga yang berbeda. Makanan mulai dari Rp.16.000 sampai Rp 30.000. Sedangkan minuman dibandrol dengan harga Rp.5000 sampai Rp. 8.000. Kedai ini buka mulai pukul 15.00 WIB sampai 23.00 WIB.

“Saya tidak bisa membedakan masakan saya dengan masakan Jepang lainnya, karena hanya lidah pelanggan yang bisa membedakan itu. Sampai saat ini banyak pelanggan yang berlangganan dan cocok dengan masakan Jepang di kedai ini,” tutur Susanto pada wawancara Sabtu (11/03).

Untuk ke depannya, Susanto ingin lebih memperluas usahanya ini dengan cara membuka cabang di lain tempat. Susanto juga mengatakan sangat ingin membuka cabang di Mall. (*)

Sumber: *Dhian Bintariana
Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...