Selasa, 16 Juli 2019 16:03

​Sarkimpul, Jualan Buku untuk Hidupkan Komunitas Seni

Kamis, 01 Maret 2018 23:34 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
​Sarkimpul, Jualan Buku untuk Hidupkan Komunitas Seni
Koleksi buku di Sarkimpul. foto: m ainur rofiqi

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sarkimpul adalah nama dari panggilan akrab salah satu penggagas Toko Buku Sarkimpul, Rizki Amrullah. Toko buku ini adalah milik Komunitas Rabo Sore (KRS), komunitas sastra yang lahir di fakultas bahasa dan seni Unesa.

Kini Toko Buku Sarkimpul dapat dikunjungi di Jl Puri Lidah Kulon Gang Sepat Lakarsantri Surabaya. Toko Buku Sarkimpul juga dapat ditilik melalui medsos instagram dengan nama akun Buku Sarkimpul.

Toko buku ini lahir atas dorongan beberapa anggota KRS untuk melanggengkan dan mengembangkan komunitas sastra. Sehingga Sarkimpul menjadi toko buku sastra dan ruang kreatif penulisan dan apresiasi sastra. KRS sebagai komunitas sastra cukup dikenal di daerah Jawa Timur bahkan Nasional. Banyak anggota KRS ini yang sudah menjadi sastrawan besar, seperti A Muttaqin. September tahun lalu Rizki Amrullah juga lolos seleksi tingkat Nasional untuk Internasional Ubud Writers Festival 2017 dalam bidang puisi.

Pada tahun 2015, awalnya Rizki dan kawan-kawan membuka taman baca di sekitar kampus. "mula-mula kita membuka taman baca, lama-lama banyak pembaca yang bertanya, buku ini dijual tidak mas?" tutur Hembing, salah satu pengelola Toko Buku Sarkimpul.

Hanya bermodal Rp 200 ribu dengan nekat akhirnya mereka dapat mengembangkan Toko Buku Sarkimpul. Relasi adalah kunci berkembangnya Sarkimpul, begitu tuturnya ketika ditanya soal rahasia kesuksesan. Selama ini relasi yang dimiliki oleh Toko Buku Sarkimpul ada dari berbagai kota, Malang, Jogja, Bandung sampai Jakarta.

Toko Buku Sarkimpul ini lahir dari rahim mahasiswa maka kebanyakan pelanggan dari kalangan mahasiswa. Namun ada juga pelanggan dari luar kota, Malang bahkan ada juga dari Bandung. Rata-rata laba yang didapat per bulan kini sudah mencapai 1-2 jutaan.

"Terkadang kita juga kewalahan melayani pelanggan saat awal semester perkuliahan" tutur Rizki.

Hasil dari penjualan buku Sarkimpul ini digunakan untuk pengembangan kreatifitas penulisan dan literasi. Semangat baik ini yang menjadi motivasi bagi teman-teman KRS untuk terus mengembangkan Sarkimpul. (*)

Sumber: *M Ainur Rofiiqi
Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...