Sabtu, 22 September 2018 22:54

​Ssttt, di Amsterdam Dilarang Melirik Pelacur

Selasa, 20 Februari 2018 22:28 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
​Ssttt, di Amsterdam Dilarang Melirik Pelacur
kabin di distrik lampu merah. foto: mirror.co.uk

AMSTERDAM, BANGSAONLINE.com – Di kota ini, pelacuran dan narkoba dilegalkan. Namun, peraturan terbaru dari wali kota Amsterdam yang akan diberlakukan bulan April mendatang ada yang unik. Yakni, para turis dilarang melirik pelacur yang sedang menawarkan diri di dalam kabin-kabin berjendela kaca lebar.

Di Amsterdam, ada tiga lokalisasi yang dikenal dengan sebutan distrik lampu merah. Namun, yang paling heboh ada di dalam kota, dengan 300 kabin. Di mana kabin-kabin ini disewa pelacur, untuk melayani berzina. Kabin ini ada jendela besar, di mana pelacur bisa memamerkan 'dagangannya' dari balik jendela.

Memang, meski pelacuran legal di Amsterdam, para pelacur dilarang menjajakan di jalan-jalan. Umumnya, pemandu wisata mengajak para turis mengunjungi distrik lampu merah. Yah, bisa jadi hanya sekadar melihat pemandangan hot di distrik ini.

Namun, Wali Kota mengeluarkan peraturan baru: Turis dilarang melirik pelacur yang berada di balik jendela kaca. Nah Loh.... Jika memaksa melirik, akan didenda. Jika mencaci maki peraturan ini, juga akan didenda.

Melirik saja didenda, apalagi memotret tentu didenda lebih mahal. Bahkan, turis dilarang berkerumun lebih dari 20 orang di depan satu jendela, dan dibatasi hanya sampai pukul 11.00 malam waktu setempat.

Alasan wali kota, ingin menaikkan martabat Amsterdam. Bahkan, setiap tahun satu juta turis asal Inggris selalu memenuhi Amsterdam. Selain bisa menghisap narkoba secara legal, juga menikmati tubuh perempuan.

Pemandu wisata yang mencemooh peraturan didenda £ 170 dan perusahaan tur didenda £ 840.

Pada tahun 2012 berencana untuk melarang wisatawan membeli ganja, tapi dibatalkan karena diprotes.

Sumber: mirror.co.uk
Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...