Rabu, 20 Februari 2019 00:53

​Polres Jombang Selidiki Dugaan Oknum Guru yang Cabuli 25 Siswinya

Selasa, 13 Februari 2018 01:05 WIB
Wartawan: Rony Suhartomo
​Polres Jombang Selidiki Dugaan Oknum Guru yang Cabuli 25 Siswinya
Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto menyebutkan pihaknya akan mengambil alih kasus dugaan pencabulan yang menimpa 25 murid SMPN 6 Jombang, Jawa Timur. Foto: RONY S/BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto menyebutkan pihaknya akan mengambil alih kasus dugaan pencabulan yang menimpa 25 murid SMPN 6 Jombang, Jawa Timur. Petugas meminta para korban dan orang tua siswa agar kooperatif selama proses penyelidikan berjalan.

Sejumlah orang tua siswa yang mendatangai SMPN 6 Jombang di Desa Dapurkejambon, Jombang kota mendapat respons dari Polres Jombang. Tak hanya menerjunkan personilnya, Kapolres AKBP Agung Marlianto juga datang ke sekolah tersebut.

"Kami datang ke sini untuk menyampaikan, berdasarkan kesaksian maupun laporan yang diterima Kepala Sekolah (SMPN 6 Jombang), ini merupakan kasus pelecehan seksual. Untuk lebih jelasnya lagi perlu penyelidikan mendalam," kata Agung kepada wartawan di SMPN 6 Jombang, Senin (12/2).

Oleh sebab itu, Agung mengimbau para orang tua siswa yang anaknya menjadi korban, untuk menyerahkan penyelidikan kasus ini ke Polres Jombang. Pihaknya juga meminta, baik korban maupun orang tua siswa untuk kooperatif selama proses penyelidikan berjalan.

"Kami dapat laporan awal 25 korbannya, kasus ini bukan delik aduan. Kami meminta kooperatif kepada wali murid dan adik-adik yang merasa menjadi korban untuk melaksanakan visum dan kami ambil keterangan, agar kami bisa menggali peran dari pelaku untuk mepertanggung jawabkan perbuatannya," tandasnya.

Oknum guru SMPN 6 Jombang berinisial ME, diduga mencabuli 25 siswanya. Perbuatan cabul itu diduga terjadi sejak Juli 2017. Terakhir kali, guru Bahasa Indonesia ini menggunakan modus rukyah untuk mencabuli puluhan korbannya.

Laporan awal yang diterima pihak kepala sekolah pada tanggal 7 Februari 2018 kemarin adalah pelecehan seksual. Namun, Agung menyebutkan kasus ini masih perlu penyidikan lebih dalam lagi.

“Perlu kita jaga yaitu jangan sampai adik-adik kita ini mengalami traumatis. Karena mereka generasi muda penerus bangsa kita. Jangan sampai dikotori oleh oknum tidak bertanggung jawab,” pungkas Agung. (ony/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...