Jumat, 23 Agustus 2019 09:00

​Ditangkap KPK, Posisi Cabup Nyono Bakal Diganti Kader Golkar atau PKB?

Minggu, 04 Februari 2018 13:51 WIB
Wartawan: Rony Suhartomo
​Ditangkap KPK, Posisi Cabup Nyono Bakal Diganti Kader Golkar atau PKB?
Empat penyidik KPK saat keluar dari rumah dinas Bupati Jombang. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bakal Calon Bupati (Bacabup) Jombang Nyono Suharli Wihandoko bukan hanya membuat heboh warga Jombang, tapi juga menyibukkan partai-partai koalisi pengusung ketua DPD Golkar Jawa Timur itu.

Tapi benarkah para partai koalisi pengusung akan segera mengganti posisi Nyono dengan figur lain agar tetap running pada pilbup Jombang? Kalau ya, apakah penggantinya dari Partai Golkar, PKB, PKS, Nasdem, atau dari partai pengusung lainnya?

Dihubungi bangsaonline.com siang ini (Minggu, 4/2/2018) ternyata para pimpinan partai koalisi pengusung pasangan Bacabup Nyono Suharli Wihandoko dan bakal wakil bupati (bacawabup) Subaidi Mukhtar itu mengaku langsung melakukan koordinasi pasca tertangkapnya Nyono oleh KPK, Sabtu (3/2/2018).

Seperti diberitakan, Nyono ditangkap Satgas Komisi antirasuah itu bersama dengan seorang ajudannya. Nyono diduga menerima ‘setoran’ pada sejumlah proyek yang ada di Kabupaten Jombang. Informasi yang berkembang, yakni proyek di lingkup Dinas Kesehatan (Dinkes).

Ketua DPC PKB Jombang Masud Zuremi mengatakan, hingga saat ini partainya belum mengambil sikap apapun perihal ditangkapnya Nyono Suharli Wihandoko yang notabene Bacabup yang diusung partainya.

“Internal partai belum memutuskan langkah apa, namun kami sudah melakukan koordinasi terkait dengan hal itu. Untuk saat ini kami belum bisa menyampaikan apapun,” katanya saat dihubungi bagsaonline, Minggu (4/2/2018).

Kendati demikian, Masud mengaku sudah melakukan komunikasi dengan seluruh koalisi partai politik (parpol) yang mengusung pasangan Nyono-Subaidi dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Jombang yang akan digelar 27 Juni 2018 nanti.

“Kami sudah koordinasi dengan seluruh koalisi parpol pengusung. Nanti konferensi pers akan kami sampaikan setelah KPK melakukan rilis resmi terkait dengan hal itu,” imbuhnya. (ony/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...