Terjemah Surat al-Ra’d: 23-24
23: (Yaitu) syurga ‘Adn yang mereka memasukinya bersama-sama orang
salih daripada bapa-bapa mereka, isteri-isteri mereka dan keturunan mereka,
sedang malaikat masuk ke tempat mereka daripada semua pintu-pintu.
24: (Malaikat
memberi hormat): “Salam (keselamatan) atas kamu disebabkan kesabaran kamu.”
Alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu.
Tafsir
Sembilan sifat ulul albab yang ditera dalam ayat kaji sebelumnya (19-22) – dengan segala kekuarangan - telah kita kaji bersama. Ayat studi ini membircarakan imbalan yang diterima oleh ulul albab, hamba Allah super cerdas merefleksi pesan-pesan Tuhan. Itulah surga Eden.
Mereka masuk surga bersama orang-orang yang layak diajak rekreasi ke sana selamanya: keluarga, orang tua, istri dan dan anak cucu. Para malaikat berdiri di setiap pintu menyambut kedatangan mereka dengan ramah dan bersenyum salam,“salam ‘alaikum bima shabartum”.
“bima shabartum” (surga sebagai buah kesabaran). Tesis ini menunjuk bahwa pahala terbesar yang dimiliki seorang muslim hingga Tuhan berkenan menghadiahi surga adalah kesabaran. Abdullah ibn Salam meriwayatkan, bahwa di akhirat nanti ada panggilan khusus bagi orang-orang yang telah terbukti mampu bersabar secara totalitas.
Maka terdengarlah woro-woro, bahwa orang-orang yang bersabar hendaknya segera berdiri. Kemudian berdirilah mereka yang memang benar-benar penyabar. Bagi mereka yang tidak punya amal sabar tidak bisa ikut-ikutan berdiri, karena sabar adalah kekuatan dan alam akhirat adalah alam kejujuran, tanpa dusta, tanpa pura-pura dan tanpa rekayasa.
Lalu diinstruksikan agar berjalan menuju surga yang telah dipersiapkan. Dengan wajah berseri, mereka berduyun-duyun menuju surga. Namun ditengah jalan, beberapa malaikat menghadang dan bertanya: ”Kalian mau ke mana?”.
Mereka menjawab:” Mau ke surga”.
Malaikat: ”Kalian semua kan belum dihisab?, (dihitung amalnya, amal baik dan amal buruk), enak saja main nyelonong masuk”.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




