Selasa, 22 Mei 2018 17:13

40 ​Seniman Mural Jatim dan Jateng Ramaikan Festival Gempol 9

Minggu, 12 November 2017 20:48 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fuad
40 ​Seniman Mural Jatim dan Jateng Ramaikan Festival Gempol 9
Para seniman mural sedang menunjukkan aksinya melukis pada sebuah media yang disediakan panitia.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Gempol 9 Avenue menggelar acara Gempol Avenue Urban Fest (GAUF) bertempat di Gempol 9, Minggu (12/11). Salah satu kegiatannya adalah menampilkan kompetisi mural yang dilaksanakan mulai tanggal 12-13 November 2017.

Saat ditemui BANGSAONLINE, Sulistiawan, salah satu panitia GAUF mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk membangun potensi bagi para pelaku mural. Selain sebagai ajang kompetisi bagi para pelaku mural khususnya mereka yang lebih memilih jalanan sebagai ekspresi seni.

"Juga sebagai wujud apresiasi dari penyelenggara kepada para penggila media tembok. Sekaligus menepis stigma yang seringkali menimpa karya-karya mural itu kumuh, kotor, dan lainnya. Mural tetaplah mural, bergantung dari mana sudut pandang kita melihatnya," beber Sulis.

Penyelenggara sangat berharap kegiatan itu berdampak bagus bagi para peserta mural secara educatif maupun apresiatif. 

Diketahui, acara itu diikuti lebih dari 40 peserta yang berasal dari berbagai daerah. Di antaranya dari Surabaya, Malang, Pasuruan, Batu, Yogyakarta, Banyuwangi, Magelang, Bangkalan, Jember, Mojokerto, dan beberapa kota di Jawa Timur. Kompetisi yang bertajuk Mural Street Art Competition itu memakai tema "Urban Culture".

Selain itu, ada juga diskusi yang bertujuan agar para pelaku seni jalanan mendapatkan bekal dan edukasi dari para narasumber yang sengaja dihadirkan. Seperti Kuss Indarto yang sudah tidak asing perannya sebagai kurator dalam dunia Seni Rupa, Dr. Bramantijo, M.Sn, yang dalam penelitian untuk meraih gelar doktornya adalah tentang dunia street art.

Kemudian Hari Prajitno, M. Sn, penggiat sekaligus pelaku seni rupa yang cukup revolusioner pemikirannya, Agus Koecing sebagai perupa muda yang sangat berpengalaman dalam rimba seni rupa, serta mas Henri Nurcahyo yang merupakan penulis seni rupa yang sangat produktif hingga sekarang. (afa/ian)

Kamis, 17 Mei 2018 15:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*AHAD pagi itu, 13 Mei 2018, saya bergumul dalam cengkerama keluarga usai menjalankan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Ar-Rahman, Western Regency, Surabaya, yang semalamnya (Sabtu, 12 Mei 2018) diresmikan. Sambil menikmati d...
Minggu, 20 Mei 2018 12:10 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraan (3).Minggu-...
Sabtu, 19 Mei 2018 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 14 Mei 2018 00:06 WIB
Pantai Kramat Banyuwangi yang mau dijadikan destinasi wisata.BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kelompok Nelayan Al Karomah bersama pemuda-pemudi Kertosari menggelar kegiatan bersih-bersih Pantai Kramat, Minggu (13/5). Kegiatan bersih-bersih pantai ...