Sabtu, 21 April 2018 16:37

​Dispendik Pasuruan Kembali Cairkan Tunjangan Insentif Guru Honorer K2

Senin, 09 Oktober 2017 22:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
​Dispendik Pasuruan Kembali Cairkan Tunjangan Insentif Guru Honorer K2
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Drs H Iswahyudi. Foto: http://sdnwarungdowo.blogspot.co.id

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan guru honorer K2 yang mengabdi di Kabupaten Pasuruan saat ini lagi berbunga bunga. Pasalnya, honor yang mereka tunggu-tunggu akhirnya cair juga. Melalui Dinas Pendidikan, pencairan honor para guru non PNS itu dilakukan pada Senin (9/10).

Ketua Tenaga Honorer K2 Kabupaten Pasuruan Eko Budi Setiawan, mengaku senang dengan pencairan insentif untuk tiga bulan tersebut. Sebab, honor tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk kebutuhan mereka.

“Rencana uang tersebut dipergunakan untuk kepentingan keluarga yang sudah lama menanti cairnya dana ini,“ jelasnya kepada BANGSAONLINE.

Data yang di miliki BANGSAONLINE menyebutkan, total ada 579 tenaga honorer di lingkungan Dispendik yang mendapatkan pencairan dana itu. Dengan rincian 490 orang adalah tenaga pendidik/guru. Sementara, sisanya sebanyak 89 orang tenaga non guru.

Masih menurut Eko, besaran insentif yang diterima memang berbeda. Misalnya, untuk guru honorer K2 mencapai Rp 750 ribu per bulannya dan non guru sebesar Rp 500 ribu per bulannya. 

Pencairan yang lalu, lanjutnya, merupakan tahap kedua setelah sebelumnya telah direalisasikan antara Januari hingga Mei. Sementara pencairan selanjutnya, dilakukan untuk bulan Juni hingga Agustus. "Artinya setiap guru memeperoleh pencairan dana Rp 2,25 juta. Sementara untuk tenaga non guru senilai Rp 1,5 juta," tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Iswahyudi mengatakan,  pencairan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemkab terhadap tenaga honorer K2 di Kabupaten Pasuruan yang sudah mengabdi bertahun-tahun untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Pasuruan. "Kami atas nama Dinas Pendidikan berharap mereka bisa lebih semangat dalam mengajar,” jelasnya. (bib/par/ian)

Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...