Rabu, 02 Desember 2020 13:22

Din Syamsuddin Anggap ISIS Bertentangan dengan Ajaran Islam

Senin, 04 Agustus 2014 15:48 WIB
Editor: m mas'ud adnan
Din Syamsuddin Anggap ISIS Bertentangan dengan Ajaran Islam

Jakarta(bangsaonline)Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meminta masyarakat muslim Indonesia untuk mewaspadai kelompok sektarian radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Kelompok ini dinilai tidak sesuai dengan kaidah Islam.

"ISIS menempuh cara-cara kekerasan, memaksakan kehendak, mengancam/meneror, dan membunuh orang yang tidak berdosa," kata Din dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/8/2014).

Selain itu, kelompok dengan ciri tutup muka hitam ini juga menghancurkan tempat-tempat yang dianggap suci.

"Cara yang mereka tempuh bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Tidak ada contoh dari perjuangan Nabi Muhammad SAW," ujar Din.

"Oleh karena itu umat Islam sedunia harus menolaknya dan menyadarkan mereka agar kembali ke jalan yang benar," imbuhnya.

Ketua Umum Muhammadiyah ini juga menyerukan agar muslim Indonesia tidak terpedaya hasutan kelompok ini yang mengajak berjihad untuk membentuk nagara Islam.

"Kepada umat Islam Indonesia agar mewaspadai dan tidak terpengaruh dengan agitasi-agitasi ISIS yang dapat merusak suasana dan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia yang cukup kondusif bagi izzul Islam wal Muslimin," imbau Din.

Sebelumnya diberitakan bahwa deklarasi yang dilakukan pucuk pimpinan tinggi Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Abu Bakar Baasyir (ABB) yang mendukung Islamic State of Iraq and Syam (ISIS) berbuntut pada perpecahan kelompok tersebut. Sebagian besar memilih meninggalkan JAT dan sebagian kecil lainnya memilih bertahan di kelompok yang didirikan ABB tersebut.

"Anak muda suka euforia yang high issue, mereka tidak mau melihat dengan jernih dan informasi dari pihak lain (terkait ke-khilafahan)," kata orang nomor dua di JAT, Ustadz Muhammad Achwan, Sabtu (2/8/2014).

Ustadz Achwan yang merupakan representasi ABB di luar penjara. Ia merupakan satu dari sederet pimpinan JAT yang memilih tidak mendeklarasikan dan memberi dukungan untuk ISIS. "Hampir seluruh JAT wilayah tidak bergabung dengan langkah Ustadz ABB, yang bergabung juga sedikit sekali ada satu-dua saja," ujarnya.

Menurut dia, sebelum ABB mendeklarasikan dan mendukung ISIS, pihaknya sudah beberapa kali bertemu dan memberikan pandangan mengenai persoalan ini. "Hampir tiga bulan kami terus memberi masukan kepada ustadz (ABB) dan kami meminta beliau tidak terburu-buru, serta memilih untuk netral saja," kata Achwan.

Meski Achwan merupakan pimpinan tinggi JAT, dia tidak berhak untuk memaksakan anggotanya untuk mendukung atau tidak gerakan ISIS itu. "Biar mereka yang menimbang sendiri," kata Achwan.

Achwan kembali menegaskan bila dari ribuan anggota JAT yang terdaftar tidak banyak yang mendukung ISIS. Bahkan dia menampik bila ada yang mengatasnamakan JAT dan mengklaim mendukung ISIS hingga ribuan orang.

"Itu tidak benar, saya tahu kondisinya seperti apa," ujarnya.

Sumber: detik.com/foto: okezone.com
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...