"Biasanya demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat bekas suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari," ujar Krisna kepada wartawan, Jumat (25/8).
Untuk itu, Krisna mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengikuti imunisasi MR. Mengingat pentingnya pemberian vaksin MR untuk mencegah virus campak dan rubela.
BERITA TERKAIT:
- Dinkes Blitar Bantah Balita yang Meninggal Dampak dari Imunisasi MR
- Orang Tua di Blitar Tolak Anaknya Diimunisasi MR
Meski demikian, Krisna juga memberi catatan jika anak atau balita yang akan diberi vaksin harus benar-benar dalam keadaan sehat, tidak sedang mengalami batuk, pilek, atau demam. Sebelum melakukan suntikan imunisasi, tim tenaga medis yang ada di lapangan juga akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum memberikan suntikan imunisasi MR.










