GRESIK, BANGSAONLINE.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 yang dilaksanakan oleh jajaran Kodim 0817 Gresik dan didukung oleh pemerintah Kabupaten Gresik yang dilaksanakan di Desa Ngabetan Kecamatan Cerme sukses terlaksana.
Hal ini sesuai dengan yang ditargetkan oleh Kodim 0817 yang dimulai sejak tanggal 20 September 2016 dan berakhir pada tanggal 19 Oktober 2016. Untuk TMMD kali ini, Pemkab Gresik menyuntikkan dana senilai Rp 2 miliar.
BACA JUGA:
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
- Sekda dan Kepala Disperta Gresik Pensiun, 5 Jabatan Eselon II Kosong
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
Berbagai macam insfrastruktur fisik berhasil dibangun. Di antaranya, pendalaman waduk Desa Ngabetan, pembangunan tanggul, pembangunan irigasi sekunder, pembangunan jaringan irigasi peningkatan usaha tani, renovasi musala, pembangunan gapura batas desa dan pembuatan MCK (mandi cuci dan kakus).
Selain itu, program TMMD juga melakukan pembangunan non-fisik. Di antaranya, adalah melakukan berbagai penyuluhan. Penyuluhan tersebut meliputi penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan KDRT, dan penyuluhan PKK.
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengaku sangat mengapresiasi program TMMD yang sudah eksis sejak tahun 1980-an tersebut. Dulunya program itu bernama "Program ABRI Masuk Desa". Hingga saat ini program TMMD selalu menjadi kebutuhan di setiap daerah, karena manfaatnya bagi masyarakat begitu besar.
Kegiatan TMMD tersebut merupakan kegiatan lintas sektoral yang melibatkan TNI, Pemerintah Daerah, Kemeterian, Lembaga Pemerintahan non kementerian dan masyarakat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




