Guru SD Tertangkap Pesta Sabu

SURABAYA (bangsaonline) – Eko Wahyu Pujianto, seorang guru olahraga di SD Negeri 9 Surabaya diringkus Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak karena tepergok menggelar pesta sabu-sabu. Pesta narkoba itu digelar di ruang kantor Pusat Kegiatan Guru (PKG) di SD wilayah timur Surabaya.

Selain oknum guru itu, polisi juga membekuk Djonas Hadi (52), warga Jl Rusun Sumbo Blok K dan Samsudin (49), warga Jl Sari Kunti Gang II Surabaya. Penangkapan ketiganya mereka bermula saat adanya penggrebekan di gedung PKG, Senin (2/6) sore.

Polisi memergoki Eko, warga Jl Sidotopo Lor RT 01/05 tengaj berpesta sabu dengan Djonas Hadi. Saat itu juga polisi mendapatkan barang bukti berupa perangkat alat hisap yang didalamnya masih ada sisa-sisa sabu. Penangkapan itu lalu dikembangkan dan ditangkaplah Samsudin, yang menjadi pemasok barang haram tersebut.

Diduga kuat, Samsudin yang keseharian bekerja jual beli besi tua dan juga mantan ketua rukun warga (RW) setempat, merupakan bandar sabu. Saat meringkus Samsudin, polisi sempat mendapatkan perlawanan warga setempat, yang diduga kuat sebagai kaki tangan Samsudin. Sejumlah polisi yang ikut melakukan penangkapan, ada yang mengalami luka ringan.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Kharisudin mengatakan, penangkapan tersebut, berawal dari oknum guru bersama temannya, yang sedang melakukan pesta narkoba di ruang (PKG). Dari penangkapan itulah lalu mengarah terhadap Samsudin sebagai bandar narkoba.

"Dari pengakuan keduanya, mereka mengaku mendapat barang haram tersebut dari Samsudin, kami langsung melakukan penangkapan. Namun di sana anggota kami mendapat perlawanan dari warga sekitar, shingga beberapa anggota mengalami cidera,” cetusnya, Jum’at (6/5).

Dia menjelaskan, Eko biasanya mengomsumsi sabu-sabu selain di ruang guru, juga di gedung pertemuan guru. "Tersangka mengomsumsi sabu-sabu usai jam kerja ketika dalam keadaan sepi. Tersangka pun ditangkap usai jam kerja, sekitar pukul 14.30," kata Kharisudin.

Menurut pengakuan Eko, dia mengomsumsi sabu-sabu untuk menambah stamina saja. Saat di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Eko tidak banyak berkomentar, hanya terdiam dan selalu menutupi wajahnya. "Buat stamina saja," katanya singkat.