Disbudparpora Apresiasi Perpusnas Daftarkan Cerita Panji ke UNESCO sebagai Warisan Budaya Kediri

Namun, ia menegaskan cerita Panji bukan hanya persoalan dari daerah mana, sebab cerita panji berkembang dan banyak versi. Dari beragam versi itu, masing-masing mempunyai potongan, fragmen, misalnya, cerita Ande-ande Lumut, Yuyu Kangkang, maupun mbok rondo Dadapan, hingga pengembaraan Pangeran Inu Kencana.

Ia juga tidak mengklaim cerita Panji dari Kediri, namun di Kediri juga masuk dalam historis cerita Panji, yang ditelusuri dari berbagai peninggalannya. Misalnya, Goa Selomangleng, Taman Sekartaji, hingga nama daerah di Kota Kediri.

"Cerita Panji itu kaya versi dan kaya fragmen, ada potongan tertentu, dan dari cerita besarnya ditampilkan potongan-potongan, tapi biasanya sama, hanya menggunakan dialeg yang beda, bahasa yang beda," ujar Nur.

Ia juga tidak meminta agar pusat mengirimkan surat resmi ke pemerintah kota terkait dengan informasi penggalangan dukungan agar cerita Panji menjadi warisan Unesco itu.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: