Kelasnya Nyaris Ambruk, Siswa SDN Dlanggu Mojokerto Terpaksa Belajar di Perpustakaan dan Musala

Kelasnya Nyaris Ambruk, Siswa SDN Dlanggu Mojokerto Terpaksa Belajar di Perpustakaan dan Musala Kerusakan atap SDN Kalen tambah meluas. foto: yudi eko purnomo

"Di sini kurang nyaman karena ruangan sempit, ada banyak rak buku. Inginnya kembali ke ruang kelas yang lama. Semoga segera diperbaiki," ungkap Muhammad Taufiq Hidayat (8), salah seorang murid kelas IIB.

Sementara Kepala Sekolah SDN Kalen Sukiyan menuturkan, rusaknya ruang kelas IIA dan IIB karena faktor umur. Kedua gedung itu dibangun tahun 1985 silam. Selama puluhan tahun, plafon dan kerangka atap kedua ruang kelas tak pernah mendapatkan anggaran perbaikan.

"Terakhir kali diperbaiki tahun 2012, itu pun hanya tambal sulam genteng yang rusak. Jadi kerangka atap dan plafon belum pernah diperbaiki," jelasnya.

Sukiyan mengaku sudah melaporkan rusaknya dua ruang kelas itu ke Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Pihaknya berharap tahun ini perbaikan segera direalisasikan. "Sinyal dari kepala dinas tahun ini akan diperbaiki. Realisasinya kapan yang belum jelas. Kami berharap segera diperbaiki supaya anak-anak tak terganggu," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Yoko Prayoko mengatakan pihaknya sudah mengagendakan perbaikan. Kemungkinan bulan depan sudah akan dikerjakan untuk melakukan renovasi dua ruang kelas itu. "Sekarang masih tahap pembentukan panitia pembangunan," tutupnya. (yep/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO