SIDOARJO (BangsaOnline) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo akanterus bekerjasama dengan Pemkab Sidoarjo terutama menggandeng Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Sidoarjo.
Hal itu dilakukan agar proses perizinan bisa dipermudah sehingga investasi di Sidoarjo juga akan semakin berkembang. “Jika izinnya gampang kan para pengusaha pasti akan berdatangan ke Sidoarjo,” cetus Ketua Kadin Sidoarjo H Imam Sugiri, Kamis (15/5/2014).
Imam Sugiri kini menjabat kembali sebagai Ketua Kadin Sidoarjo 2014 – 2019 setelah terpilih lagi menjadi Ketua Kadin Sidoarjo dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Kelima Kadin Sidoarjo di The Sun Hotel, Rabu (14/5) lalu.
Menurutnya, dengan perizinan yang mudah koordinasi antar pengusaha yang tergabung dengan Kadin akan semakin gampang. Diantaranya, pemenuhan segala bentuk keperluan dalam bidang usaha. Baik itu untuk pembangunan infrastruktur atau kebutuhan lain. “Kan antar pengusaha bisa saling memenuhi,” jelasnya.
Saat ini, katanya, pengusaha di bidang industri, jasa dan UMKM juga bisa bergabung dengan Kadin. Sejumlah pengusaha tersebut bisa saling berkomunikasi untuk mengembangkan usahanya.
Dia menambahkan, kerjasama yang baik akan memperkecil kendala di lapangan bagi pengusaha. Sehingga Kadin bisa mengorganisasi segala bentuk kebutuhan yang diinginnkan oleh pengusaha di Sidoarjo. “Keluhannya bisa kita saring dan diperjuangkan bersama-sama,” beber pengusaha asal Kecamatan Tulangan Sidoarjo ini.
Dalam lima tahun ke depan masa kepengurusan Kadin Sidoarjo, Imam Sugiri juga mematok target penambahan anggota Kadin Sidoarjo. Minimal jumlah keanggotan Kadin Sidoarjo bertambah 300 anggota.Jumlah anggota Kadin Sidoarjo saat ini yang mencapai 400 anggota tersebut dianggap masih kurang karena belum melampaui jumlah anggota Kadin Surabaya yang telah mencapai 1500 anggota.




