Jumat, 29 Mei 2020 08:11

Suberi Ajak Masyarakat Gresik Utara Bantu Perbanyak Lahan Pertanian Subur

Minggu, 03 April 2016 17:52 WIB
Suberi Ajak Masyarakat Gresik Utara Bantu Perbanyak Lahan Pertanian Subur
Anggota DPRD Gresik, Suberi. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Jeda waktu 26 Maret-Mei 2016 yang dimiliki oleh 50 anggota DPRD Gresik tidak disia-siakan mereka untuk mensosialisasikan Perda (peraturan daerah) yang sudah disahkan.

Anggota FPD (Fraksi Partai Demokrat) DPRD Gresik, Seberi, SH, misalnya. Dia berusaha semaksimal mungkin agar semua masyarakat tahu tentang Perda yang sudah dibikin oleh DPRD.

Kali ini, Suberi mensosialisasikan Perda Nomor 07 Tahun 2015, tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan.

"Dengan sosialisasi Perda ini saya mengajak masyarakat Gresik utara, khususnya dan masyarakat Gresik pada umumnya untuk menjaga lahan pertanian subur sampai kapan pun," kata Suberi, Minggu (3/4).

"Bahkan, saya mengajak masyarakat petani untuk membantu pemerintah untuk memerluas lahan pertanian subur," sambungnya.

Menurut Suberi, Kabupaten Gresik pertumbuhan investasinya sangat pesat. Hal ini diiringi dengan pertumbuhan industri yang sangat padat.

Di wilayah Gresik Utara misalnya, banyak lahan seperti wilayah di Kecamatan Manyar yang dulunya lahan pertanian dijual pemiliknya kepada pengusaha. Lalu, lahan tersebut dikonversi menjadi industri seperti pabrik dan pergudangan.

Namun, sejauh ini lahan-lahan yang alih fungsi menjadi pabrik dan pergudangan tersebut, bukan kategori lahan subur untuk areal pertanian.

DPRD lanjut Suberi, tidak menghendaki kalau petani terus-terusan menjual lahannya kepada pengusaha. Karena itu, DPRD dan Pemkab Gresik membuat regulasi Perda Nomor 07 Tahun 2015, tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan.

"Perda ini sangat perlu untuk melindungi agar lahan pertanian di Kabupaten Gresik tidak terus berkurang," jelas politisi senior Partai Demokrat asal Kecamatan Sidayu ini.

Menurut Suberi, dengan regulasi Perda tersebut, Pemkab Gresik dan DPRD Gresik berkomitmen untuk terus mengajak masyarakat untuk mengembangkan lahan pertanian di Kabupaten Gresik.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga eksistensi Kabupaten Gresik sebagai salah satu daerah lumbung padi di Jawa Timur sekaligus mendukung program ketahanan pangan di pemerintahan Presiden RI, Joko Widodo.

Saat ini, kata Suberi, meski industri tumbuh subur di Kabupaten Gresik, namun areal pertanian di lahan subur di wilayah Gresik utara juga terus bertambah. Misalnya, di wilayah Dukun, Ujungpangkah dan Sidayu.

Jika lima tahun silam, areal pertanian padi di Kabupaten Gresik baru tembus 58.000 hektare, pada tahun 2016, ditargetkan bisa bertambah menjadi 67.000 hektare.

Dan, dengan adanya Perda Nomor 07 Tahun 2015, maka lahan pertanian di Kabupaten Gresik ditargetkan bisa bertambah menjadi 24.000 hektar.

"Ini komitmen DPRD Gresik untuk memertahankan Gresik sebagai daerah lumbung padi sampai kapan pun," jelas Suberi.

Untuk bisa mewujudkan itu, DPRD mengajak semua pihak, semua pemangku kebijakan, semua komponen masyarakat untuk menambah lahan pertanian.

Tentu untuk mewujudkannya tidak mudah. Sebab, petani selaku objek dari Perda Nomor 07 Tahun 2015, harus diberikan kepastian agar mereka makin suka bertani.

Caranya, pemerintah harus bisa memberikan kepastian soal kebutuhan pertanian, mulai benih yang bagus, pupuk, obat-obatan dan kebutuhan pertanian lain.

"Juga tidak kalah pentingnya, harga dari hasil partanian harus bagus dan menguntungkan para petani," terang ketua Banleg DPRD Gresik ini.

"Terus terang, petani kita banyak yang meninggalkan pekerjaan itu karena hasil yang didapatkan tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan dan jerih payah yang dilakukan. Ini harus jadi perhatian pemerintah jika ingin pertanian di Gresik terus bertambah," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...