Senin, 22 Juli 2019 07:24

Memancing Nila, ​Pahami Esen (Aroma) yang Disukai

Senin, 28 April 2014 12:39 WIB
Editor: rosihan c anwar
Memancing Nila, ​Pahami Esen (Aroma) yang Disukai
Cacing merah, pakan alami ikan nila. Tapi lebih jos... ketika diberi makan semangka selama satu minggu. foto: repro net

Untuk memancing nila, selain mengandalkan umpan alami, tentu butuh treatmen agar umpan disambar. Yaitu dengan pemberian aroma.

1. Umpan lumut

Umpan lumut, idealnya memang alami tanpa pemberian aroma. Tetapi, pada kondisi tertentu, ikan lebih memilih yang beraroma. Caranya, tetesi esens.

Esens sendiri, banyak dijual di toko pancing dengan berbagai aroma.

Yang standar, ikan nila suka aroma esen coya. Esen ini cukup jitu dipakai dalam kondisi air cukup hangat dan matahari bersinar. Ketika masih pagi atau suhu dingin, esens yang menjadi favorit pemancing adalah cocopandan dan pisang ambon.

Seninya, adalah bagaimana anda meramu esen sehingga ikan mau menyantap umpan anda. Setiap spot kesukaan ikan lain-lain. Coba temukan. Setidaknya, yang umum adalah: dua tetes cocopandan, setengah sendok teh vanili, dua tetes coya, dan dua tetes stawberi.

Di sisi lain, kita juga bisa memakai esens alami. Yang kerap digunakan adalah air rebusan bekicot, memberikan mentimun, atau juga memberi dua atau tiga buah nangka.

Beberapa bahan jajanan yang ada baiknya dicoba untuk esen.Vegeta rasa jeruk, pop ice rasa durian, bisa dipakai untuk memancing di waduk telaga, sedangkan minyak wijen bisa dipakai saat memancing di kali. Tetapi, yang paling favorit adalah vanili. Bahan yang dipakai untuk campuran kue ini cukup diminati di berbagai spot memancing.

Adapun garam, berfungsi untuk melembutkan lumut. Tapi, pada dasarnya, garam itu membunuh lumut itu sendiri. Jadi, kemungkinan lumut hanya bertahan sekitaran 2 jam saja.

Bisa juga memakai bahan kimia, sebagai esen. Shampo sunsilk hitam, jika dicampurkan ke air lumut, maka ikan-ikan kecil tak akan memakan lumut. Beberapa tetes detol bisa jadi mengundang ikan untuk menyantap lumut. Bahkan, betadhine cair kadang disukai ikan nila, di spot-spot tertentu.

2. Cacing

Ada baiknya Anda merencanakan mancing nila seminggu sebelumnya. Yaitu dengan membeli atau mencari cacing merah terlebih dahulu.

Siapkan pot bunga ukuran sedang, kasih tanah. Bagian bawah dan sekeliling permukaan atas kasih sabun colek warna biru, agar cacing tak kabur.

Masukkan cacing merah, kasih tanah sedikit, lalu taruh beberapa iris semangka (kurang lebih 200 - 300 mg). Biarkan selama satu minggu, agar cacing merah menyantap semangka itu. Barulah dipakai untuk memancing nila.

Sekedar informasi, jika buah yang jadi makanan cacing adalah melon, biasa digunakan untuk mancing lele dan bawal. Buah Mangga untuk mancing bawal. Durian untuk mancing patin. Jika memancing di alam liar, juga bisa diberi ampas kelapa.

Sumber: HARIAN BANGSA edisi 27 Mei 2014
Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...