BANGSAONLINE.com - Sensitivitas terhadap kafein berbeda pada setiap orang. Pada sebagian individu, konsumsi kopi dapat memicu jantung berdebar dan gemetar.
Kondisi itu terjadi karena kafein merupakan stimulan yang meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat, termasuk mempercepat detak jantung. Setelah masuk ke aliran darah, kafein merangsang produksi hormon adrenalin yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
Akibatnya, jantung berdetak lebih cepat dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Kendati demikian, bagi orang sehat, gejala ini biasanya bersifat sementara dan tidak berbahaya.
Beberapa langkah sederhana dapat membantu meredakan jantung berdebar setelah minum kopi. Memperbanyak konsumsi air putih dapat membantu menetralkan efek kafein.
Selain itu, makanan kaya magnesium seperti bayam, kale, kacang Brazil, almond, biji chia, dan pisang juga bermanfaat. Olahraga ringan seperti berjalan santai atau bersepeda dapat meningkatkan aliran darah, memperkuat jantung, dan mengurangi gejala berdebar.
Namun, penting untuk tetap memperhatikan respons tubuh terhadap kafein. Sensasi berdebar tidak boleh dianggap sepele, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung.
Apabila gejala tidak mereda atau disertai nyeri dada, segera konsultasikan dengan tenaga medis. Dengan memahami penyebab dan langkah penanganan, konsumsi kopi tetap dapat dinikmati secara bijak tanpa menimbulkan risiko berlebihan bagi kesehatan jantung. (mg2/rom)










