Ringkasan Berita
- Bupati Sampang memberikan beasiswa kepada 347 mahasiswa melalui program Beasiswa Sahabat sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM dan mendukung pendidikan generasi muda di daerah tersebut.
- Program beasiswa ini telah berjalan selama 6 tahun dengan pendanaan dari APBD yang diperluas melalui kemitraan dunia usaha dan dukungan CSR berbagai perusahaan.
- Pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang memerlukan dukungan berbagai pihak agar semakin banyak anak Sampang bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
- Acara penyerahan beasiswa dihadiri oleh pejabat SKK Migas serta perwakilan perusahaan energi seperti Petronas, HCML, dan Medco Energi, menunjukkan keterlibatan sektor swasta dalam program ini.
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi memberikan bantuan Beasiswa Sahabat kepada 347 Mahasiswa dalam kegiatan Temu Ramah penerima Beasiswa Sahabat Kabupaten Sampang tahun 2026 di Pendopo Trunojoyo, Kamis (1/10/2026).
Bantuan tersebut sebagai upaya membantu biaya pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sampang demi terciptanya putra-putri unggul daerah.
Bupati menegaskan komitmen Pemkab dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui program Beasiswa Sahabat sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih baik.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi. (Ist)
“Ya, kami paksakan, karena kalau tidak dimulai, kapan lagi memulai. Itu pada prinsipnya dan kami bisa sampai sekarang,” kata Aba Idi, sapaan akrab Bupati Sampang.
Ia berharap, program tersebut dapat memberikan manfaat bagi para penerima dan membantu mereka melanjutkan pendidikan dan membangun Sampang lebih maju.
Sementara itu, Ketua Yayasan Beasiswa Sahabat, Wahyudi Pramono, menjelaskan bahwa program tersebut kini telah memasuki tahun ke-6.
“Program ini awalnya mendapat dukungan dari APBD, kemudian diperluas melalui kemitraan dengan dunia usaha dan dukungan CSR dari berbagai perusahaan,” ucap Wahyudi.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar semakin banyak anak Sampang yang mendapatkan kesempatan untuk terus melanjutkan pendidikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), serta perwakilan sejumlah perusahahaan di antaranya Petronas, HCML, dan Medco Energi. (adv/hri/msn)










