NGAWI, BANGSAONLINE.com - Polres Ngawi terus memperkuat jalinan komunikasi publik melalui program inovatif Warung Kompas Presisi (Komunikasi Polisi dengan Masyarakat).
Kegiatan yang rutin digelar setiap hari Jumat selepas ibadah Salat Jumat ini mengambil tempat di kawasan Alun-Alun Ngawi, tepatnya di samping lapangan tenis.
Di bawah komando Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, program yang dikomandoi oleh satbinmas tersebut dihadirkan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi serta mendekatkan pelayanan kepolisian kepada warga.
Dikemas dalam nuansa sederhana dan humanis, Warung Kompas Presisi tidak hanya membagikan makanan gratis, tetapi juga membuka ruang dialog langsung antara personel kepolisian dan masyarakat. Melalui ruang diskusi santai ini, warga dapat secara leluasa menyampaikan aspirasi, keluhan, saran, maupun laporan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Ngawi.
Kasatbinmas Polres Ngawi, AKP Agus Purwanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen kepolisian dalam membangun komunikasi yang transparan dan inklusif.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman untuk menyampaikan informasi, keluhan maupun aspirasinya kepada polisi. Warung Kompas Presisi menjadi ruang komunikasi yang santai, terbuka dan humanis, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” ujar Agus Purwanto.
Selain menyerap aspirasi warga, jajaran Satbinmas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan fasilitas Call Center 110 Polri. Layanan tanggap darurat ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian cepat atau hendak melaporkan gangguan keamanan di lingkungannya.
“Kami mengajak masyarakat tidak ragu melapor, bisa ke call center 110, bebas pulsa. Informasi sekecil apa pun dapat membantu polisi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Mari bersama-sama menjaga Ngawi tetap aman, nyaman dan kondusif,” tambah Agus.
Jajaran Polres Ngawi pun mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak segan memanfaatkan layanan pengaduan kepolisian demi menjaga kondusivitas wilayah bersama.










