BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seorang wanita berinisial YP (45), warga Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, meninggal dunia saat berada di lokasi karnaval sound horeg di Dusun Besole, Desa Darungan, Kecamatan Kademangan, pada Sabtu (19/9/2026) malam.
Polisi memastikan peristiwa terjadi ketika karnaval sedang dihentikan sementara untuk salat Magrib. Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar adanya kejadian orang meninggal dunia usai melaksanakan ibadah di Dusun Besole. Korban diduga meninggal karena sakit atau serangan jantung,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).
Disampaikan olehnya bahwa YP datang bersama suaminya sekitar pukul 16.00 WIB. Saat break karnaval pukul 17.45 WIB, korban melaksanakan sholat Magrib di musala dekat lokasi.
Usai sholat, kata Muheni, korban duduk berdoa namun tiba-tiba terjatuh, mengalami kejang, dan tidak sadarkan diri. Suami korban bersama warga berusaha menolong.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Kademangan yang berjaga segera memeriksa kondisi korban. Nadi korban lemah, sehingga dibawa ke RS Medika Utama Kanigoro, namun sekitar pukul 18.40 WIB dinyatakan meninggal dunia.
Polisi melakukan pendalaman dengan meminta keterangan saksi, termasuk suami korban. Dari keterangan keluarga, YP memiliki riwayat penyakit kista dan indikasi gangguan jantung.
Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan jenazah dibawa pulang untuk dimakamkan. Muheni menegaskan saat kejadian tidak ada aktivitas musik karnaval.
“Pada saat kejadian, karnaval sedang break untuk salat Magrib dan tidak ada bunyi musik sound dari peserta,” ucapnya. (ina/mar)










