LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Pria bernama RK (30), warga Desa Girik, Kecamatan Ngimbang diamankan warga diduga hendak mencuri sepeda motor di halaman parkir Puskesmas Deket Wetan, Kecamatan Deket.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2026) pagi. RK diduga hendak membawa kabur sepeda motor yang terparkir di halaman puskesmas.
Aksinya diketahui pemilik sepeda motor sebelum kendaraan tersebut berhasil dibawa kabur.
Terduga pelaku kemudian melarikan diri dan dikejar warga hingga akhirnya berhasil diamankan.
Kapolsek Deket AKP Ahmad Khusen mengatakan, dalam menjalankan aksinya, terduga pelaku diduga menggunakan modus yang berbeda dari pencurian sepeda motor pada umumnya.
"Ini modus baru. Terduga pelaku sudah mempersiapkan dengan membawa sebuah stop kontak dan kunci sepeda motor. Kemudian pelaku mencabut kabel yang terhubung dengan stop kontak sepeda motor yang hendak dicuri, lalu stop kontak yang dibawa disambungkan ke kabel tersebut," jelasnya.
Menurut AKP Ahmad Khusen, modus tersebut berbeda dengan cara yang selama ini umum digunakan pelaku curanmor, yakni merusak bagian stop kontak kendaraan menggunakan kunci T.
"Biasanya pelaku pencurian sepeda motor ketika mencuri dengan cara merusak stop kontak dengan kunci T. Kalau ini, pelaku membawa stop kontak dan kunci bawa sendiri," ungkapnya.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 07.15 WIB. Korban, ABF (32), seorang perawat yang tinggal di wilayah Desa Deket Wetan, Kecamatan Deket, memarkir sepeda motor Honda Beat warna hitam bernopol S-2783-JCL di halaman parkir Puskesmas Deket.
Sepeda motor tersebut tidak dikunci stang karena korban masuk ke puskesmas untuk melakukan absensi.
Sekitar pukul 07.45 WIB, korban kembali menuju tempat parkir karena hendak berangkat ke Desa Dinoyo.
Namun, korban justru mendapati seorang pria duduk di atas sepeda motornya dalam kondisi mesin menyala dan lampu sein kanan menyala.
Korban kemudian menanyakan keberadaan pria tersebut. Terduga pelaku sempat mengaku bahwa sepeda motor tersebut miliknya karena kendaraan itu dapat dinyalakan.
Korban kemudian menunjukkan kunci sepeda motor dan menegaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan miliknya.
Terduga pelaku selanjutnya mencabut kunci sepeda motor dan berpura-pura mencari kendaraan miliknya.
Namun, korban merasa curiga karena sepeda motor tersebut tetap dalam kondisi menyala.
Terduga pelaku bahkan kembali memasukkan kunci ke bagian kontak sepeda motor dan mencoba memutar kendaraan.
Kecurigaan korban semakin kuat ketika terduga pelaku kemudian berpindah dan mencoba membuka kunci sepeda motor Honda Beat lainnya yang berada di lokasi parkir.
Aksi tersebut diketahui petugas cleaning service Puskesmas Deket. Saat ditegur dan ditanya sedang mencari apa, terduga pelaku mengaku sedang mencari sepeda motor Beat milik temannya dan mengaku disuruh mengambilnya.
Petugas cleaning service kemudian meminta terduga pelaku tidak memasukkan kunci ke sepeda motor Beat lainnya yang berada di halaman parkir.
Korban yang semakin curiga kemudian menghubungi Kepala Tata Usaha Puskesmas Deket, Nukhun.
Setelah mendapat informasi tersebut, Nukhun keluar menemui terduga pelaku.
Mengetahui dirinya mulai dicurigai, terduga pelaku langsung melarikan diri.
Nukhun bersama warga sekitar kemudian melakukan pengejaran.
Terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan warga dan sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Deket. Polisi mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke Polsek Deket untuk menjalani pemeriksaan. (van(










