51 Kebakaran Terjadi di Bangkalan Sepanjang Kemarau, 38 Kasus Terjadi di Lahan

BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bangkalan mencatat 51 kasus kebakaran sepanjang 2026, dengan 38 di antaranya merupakan kebakaran lahan.

Kepala Bidang Damkar Bangkalan, Moch Arief Mahmud, menjelaskan mayoritas kejadian kebakaran terjadi pada lahan, terutama saat musim kemarau yang berlangsung hingga September 2026.

“Kondisi cuaca panas disertai angin kencang membuat api mudah merambat terutama di lahan kering akibat kemarau panjang,” ujarnya, Selasa, (15/9/2026)

Menurut Arief, kebiasaan masyarakat membakar alang-alang atau rumput kering untuk membuka lahan pertanian menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran.

“Praktik ini dianggap praktis dan murah, tetapi sangat berbahaya jika dilakukan dekat pemukiman padat, jaringan listrik, atau fasilitas umum lainnya,” ucapnya.

Menurutnya, sejumlah wilayah yang dinilai rawan kebakaran antara lain kawasan sekitar akses Jembatan Suramadu, wilayah perkotaan, dan sejumlah kecamatan lainnya.

“Selain pembakaran lahan, kelalaian seperti membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah juga berkontribusi terhadap tingginya angka kebakaran. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghentikan aktivitas pembakaran liar,” pungkas Mahmud. (van)