Pastikan Tajemtra 2026 Lancar, Dinkes PPKB Jember Sebar Pos Medis, Nakes hingga Ambulans

Ringkasan Berita
  • Dinas Kesehatan Jember menerjunkan tim medis gabungan dan armada penunjang untuk menjamin keselamatan acara Gerak Jalan Tanggul–Jember (Tajemtra) 2026.
  • Pos-pos kesehatan darurat didirikan di titik-titik strategis sepanjang rute untuk mempercepat respons dan penanganan medis.
  • Kebugaran petugas dan kesiapan peralatan medis menjadi prioritas utama mengingat jarak tempuh yang ekstrem dan antusiasme massa yang besar.
  • Seluruh jajaran tenaga medis diinstruksikan untuk responsif dan sigap dalam memberikan tindakan medis darurat kepada peserta atau warga.
  • Skema perlindungan kesehatan ini merupakan komitmen Dinkes PPKB Jember untuk mengawal kesuksesan acara tahunan dari aspek keselamatan jiwa.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember menerjunkan tim medis gabungan beserta armada penunjang untuk menjamin keselamatan dan kelancaran ajang tahunan Gerak Jalan Tanggul–Jember (Tajemtra) 2026 yang digelar Sabtu (5/9/2026).

Langkah antisipasi dan kesiapan operasional tersebut dimantapkan melalui gelaran apel siaga yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Deni Irawan.

Pemeriksaan kesiapan pasukan dan kendaraan operasional ini melibatkan lintas profesi, mulai dari dokter, tenaga kesehatan lapangan, para pengemudi ambulans, serta kendaraan home care.

Persiapan matang ini ditujukan guna memastikan perlindungan kesehatan bagi puluhan ribu peserta maupun masyarakat yang memadati rute sepanjang belasan kilometer tersebut.

Deni Irawan menegaskan bahwa kebugaran fisik petugas serta kesiapan kelengkapan peralatan medis menjadi prioritas utama mengingat ekstremnya jarak tempuh dan besarnya antusiasme massa.

Deni menginstruksikan seluruh jajarannya untuk senantiasa responsif dan tanggap dalam memberikan tindakan medis darurat, apabila terdapat peserta atau warga yang mengalami masalah kesehatan di jalan.

"Personel dan kelengkapan sarana kami pastikan siap siaga. Tim kesehatan harus bisa bergerak cepat dan sigap saat ada peserta atau warga yang memerlukan bantuan medis," tegas Deni.

Guna mempercepat durasi penanganan (response time), Dinkes PPKB Jember mendirikan pos-pos kesehatan darurat yang disebar di berbagai titik rawan dan strategis sepanjang rute Tanggul hingga Kota Jember.

Penempatan titik penanganan terpadu ini sengaja dirancang untuk mempermudah alur komunikasi antarpetugas di lapangan sekaligus mendekatkan jangkauan tindakan darurat bagi peserta yang kelelahan atau membutuhkan pertolongan cepat.

Deni membeberkan bahwa pembagian tugas operasional telah dirancang secara terstruktur dan rinci.

Seluruh jajaran yang terlibat—mulai dari pimpinan Puskesmas, tim dokter, perawat, hingga pengemudi armada bantuan diwajibkan mematuhi panduan teknis yang telah ditetapkan agar seluruh tindakan penanganan medis dapat dieksekusi secara rapi dan terukur.

Penyiapan skema perlindungan kesehatan secara menyeluruh ini merupakan komitmen nyata Dinkes PPKB Jember dalam mengawal kesuksesan event budaya dan olahraga tahunan tersebut dari aspek keselamatan jiwa.

Deni optimistis bahwa sinergi dan kesiapsiagaan penuh dari seluruh elemen tenaga medis menjadi kunci utama dalam memastikan ajang Tajemtra 2026 berlangsung aman, lancar, dan minim risiko keselamatan.(yud/msn)