Diduga Keracunan MBG, Puluhan Pelajar di SMPN 1 Kabuh Jombang Dilarikan ke Puskesmas

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Puluhan murid SMPN 1 Kabuh mendatangi Puskesmas setempat setelah mengalami gangguan kesehatan diduga usai mengonsumsi santapan program MBG (Makanan Bergizi Gratis), Rabu (2/9/2026).

Gejala mual, muntah, pusing, hingga nyeri perut mulai dialami sejak Rabu sore hingga Kamis (3/9/2026) dini hari. Dokter jaga Puskesmas Kabuh, Aditya Bimantara, menyebut total ada 70 pelajar yang diperiksa, dengan mayoritas keluhan mulas dan beberapa mengalami diare ringan hingga sedang.

Dari jumlah tersebut, tujuh siswa harus dirawat inap dengan pemasangan infus, sementara 63 lainnya diperbolehkan rawat jalan setelah observasi.

“Tujuh siswa, yakni enam perempuan dan satu laki-laki, kami putuskan rawat inap karena nyeri perut cukup parah serta masih diare,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Salah satu siswi, Ellena Lukitaning Sari, mengaku rasa olahan udang saos dan sayur dari paket MBG yang ia makan terasa pahit.

“Udangnya itu berbau busuk dan rasanya nggak enak,” katanya. 

Sejumlah orang tua siswa juga menyampaikan kekhawatiran, termasuk Atik yang menyebut anaknya sempat pingsan akibat pusing dan sakit perut.

Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono, mengatakan keluhan mulai muncul sejak Rabu sore sepulang sekolah dan semakin banyak pada Kamis pagi saat kegiatan belajar berlangsung. Pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan SPPG Mangunan dan fasilitas kesehatan.

“Hari ini makanan MBG tidak kami bagikan karena siswa masih trauma,” ucapnya.

Hingga kini, pihak medis dan instansi terkait masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut. (aan/mar)