Ribuan PJU Sampang Padam, Pengendara Dibayangi Risiko Kecelakaan

SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 1.092 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) di 14 kecamatan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dilaporkan padam total sehingga meningkatkan kekhawatiran warga terhadap keselamatan dan keamanan saat berkendara pada malam hari.

Padamnya ribuan titik penerangan tersebut mencakup lebih dari 10 persen dari total 9.859 PJU yang terpasang di seluruh wilayah Sampang.

Minimnya penerangan di jalur antarkecamatan membuat warga harus lebih waspada saat melintas dalam kondisi gelap.

Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Moh. Chotibul Umam, membenarkan ribuan fasilitas penerangan milik pemerintah daerah tersebut belum mendapatkan perbaikan secara optimal.

"Untuk jumlah keseluruhan lampu yang ada di 14 kecamatan di Sampang yaitu ada 9.859 lampu. Jumlah itu termasuk yang terbaru pada 2025 lalu yang kami pasang baru 922 titik," kata Chotibul Umam, Senin 31 Agustus 2026.

Di tengah meningkatnya risiko keselamatan warga, upaya perbaikan terkendala keterbatasan anggaran. Dishub Sampang hanya mengalokasikan Rp300 juta untuk pemeliharaan. Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk perbaikan komponen, tetapi juga kebutuhan operasional harian, suku cadang modul LED, hingga bahan bakar minyak (BBM) armada petugas.

Akibat keterbatasan anggaran, perbaikan teknis terpaksa dilakukan secara terbatas dan diprioritaskan di kawasan pusat kota.

“Untuk modul LED itu, setiap satu lampu LED butuh tiga modul. Kami prioritaskan untuk ruas Jalan Wahid Hasyim hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto dengan kebutuhan 72 modul LED, yang mana jumlah itu hanya mampu mencakup 24 unit lampu,” ujarnya.

Penanganan yang masih terbatas di kawasan perkotaan membuat sejumlah jalur di kecamatan luar kota tetap minim penerangan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret atau mengalokasikan anggaran tambahan agar perbaikan PJU di 14 kecamatan dapat dilakukan secara merata. (van)