Ringkasan Berita
- Muktamar ke-35 NU menarik antusiasme dan partisipasi aktif dari basis, termasuk Muslimat NU Kediri yang mengirim dua rombongan sekitar 35 orang untuk memeriahkan acara.
- Bagi sebagian peserta, kehadiran di Muktamar ini adalah pengalaman pertama, namun motivasi mereka tinggi dengan tujuan sederhana yaitu ikut serta dan mendukung momentum penting NU.
- Para peserta menekankan harapan agar Muktamar menghasilkan kepemimpinan yang amanah dan mampu memajukan organisasi, tanpa secara eksplisit mendukung calon tertentu.
- Acara ini dipandang bukan hanya sebagai forum penetapan kebijakan, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan dan menunjukkan dukungan terhadap keberlangsungan NU.
- Semangat kebersamaan dan harapan agar seluruh proses berjalan lancar serta menghasilkan keputusan terbaik bagi NU dan warga Nahdliyin menjadi pesan utama dari para peserta.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Antusiasme mengikuti seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU tidak hanya datang dari para peserta dan pengurus organisasi. Sejumlah warga Nahdliyin dari berbagai daerah juga turut hadir untuk memeriahkan sekaligus menyaksikan secara langsung jalannya forum tertinggi Nahdlatul Ulama tersebut.
Salah satunya datang dari Muslimat NU Kabupaten Kediri. Mereka sengaja berangkat ke Jombang untuk ikut berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Salah seorang anggota rombongan Muslimat Kediri, Didit, mengatakan kehadiran mereka di lokasi Muktamar merupakan bentuk partisipasi sekaligus upaya untuk ikut memeriahkan momentum penting bagi perjalanan NU.
"Ya, untuk memeriahkan, ikut partisipasi untuk Muktamar ini dari Muslimat Kediri. Semoga amanah untuk pembina," Kata Didit, perwakilan anggota Muslimat Kediri.
Tak hanya satu rombongan, Muslimat Kediri datang dengan dua rombongan menggunakan kendaraan elf. Total sekitar 35 orang turut hadir dalam acara tersebut.
Antusiasme tersebut semakin terasa karena bagi sebagian anggota rombongan, kehadiran di Muktamar kali ini menjadi pengalaman pertama.
"Baru pertama," katanya salah satu rombongan tersebut.
Meski baru pertama kali hadir, semangat mereka untuk mengikuti rangkaian Muktamar cukup tinggi. Mereka mengaku datang dengan tujuan sederhana, yakni ikut serta dan meramaikan pelaksanaan Muktamar tanpa agenda lain di luar kegiatan tersebut.
"Enggak ada. Hanya ingin ikut serta di acara Muktamar ini, memeriahkan ini," ungkapnya.
Terkait sosok calon yang akan didukung dalam proses Muktamar, ia memilih tidak menyebut nama tertentu. Menurutnya, yang terpenting adalah siapa pun yang nantinya mendapat amanah, mampu membawa NU ke arah yang lebih baik.
"Pokoknya yang terbaik," ujarnya singkat.
Ia berharap, hasil Muktamar NU 2026 nantinya dapat membawa organisasi menjadi semakin maju, sekaligus memperkuat nilai amanah dalam menjalankan kepengurusan.
"Harapannya ke depan ya lebih baik lagi, lebih maju, lebih amanah," tuturnya.
Kehadiran dua rombongan Muslimat NU Kediri tersebut menjadi salah satu gambaran antusiasme warga Nahdliyin dalam menyambut Muktamar tahun ini.
Bagi mereka, Muktamar bukan hanya forum untuk menentukan arah organisasi dan kepemimpinan NU, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta menunjukkan dukungan terhadap keberlangsungan organisasi.
Dengan semangat tersebut, mereka berharap seluruh proses Muktamar dapat berjalan lancar, aman, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi NU serta seluruh warga Nahdliyin. (raf/msn)










