BANGSAONLINE.com - Kalimat menjadi unsur penting dalam menyampaikan gagasan, baik secara lisan maupun tulisan. Pemilihan kata dan struktur kalimat yang tepat membantu pembaca atau pendengar memahami informasi sesuai maksud penulis.
Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan gagasan secara jelas dan mudah dipahami. Sebaliknya, kalimat tidak efektif memiliki susunan kurang tepat sehingga menimbulkan kerancuan makna.
Perbedaan keduanya dapat dilihat dari aspek kesepadanan struktur, kehematan kata, kesejajaran bentuk, ketegasan makna, dan kelogisan kalimat. Misalnya, penggunaan kata 'para siswa' lebih efektif dibandingkan 'para siswa-siswa' yang berlebihan.
Kalimat efektif juga menekankan kejelasan makna. Susunan kata harus logis dan tidak menimbulkan makna ganda.
Contoh, 'Aris membeli pulsa untuk kakaknya' lebih jelas dibandingkan 'Aris membelikan pulsa kakaknya'.
Ringkas dan tepat menjadi ciri utama kalimat efektif. 'Malam ini dingin' lebih efektif dibandingkan 'Pada malam ini merupakan malam yang dingin'.
Begitu pula dengan imbuhan, 'Sungai itu akan dilebarkan' lebih tepat daripada 'Sungai itu akan diperlebarkan'.
Dengan demikian, kalimat efektif tidak harus panjang, tetapi harus mampu menyampaikan pesan secara jelas, logis, dan mudah dipahami. Pemahaman ini penting agar komunikasi tertulis maupun lisan tidak menimbulkan kesalahpahaman. (mg4/rom)










