Gerak Jalan HUT RI ke-81 di Pamekasan Jadi Ajang Tanamkan Disiplin dan Kebersamaan Pelajar

PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar lomba gerak jalan tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Kamis (13/8/2026).

Sekitar 63 regu pelajar mengikuti perlombaan tersebut. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto bersama istri, Ketua DPRD Pamekasan Ali Maskur bersama istri, Dandim 0826 Pamekasan, Kapolres Pamekasan, Sekretaris Daerah Taufikurrachman, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan, gerak jalan tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga memiliki nilai pendidikan dalam membentuk karakter pelajar, terutama kedisiplinan dan kebersamaan.

“Kegiatan hari ini selain melatih keterampilan anak-anak, juga terkandung beberapa hal positif. Pertama kita ingin mewariskan nilai-nilai disiplin pada anak-anak kita. Kemudian yang kedua nilai kebersamaan,” ujarnya.

Menurutnya, nilai kebersamaan terlihat dari kekompakan peserta selama mengikuti perlombaan.

Keseragaman langkah juga menunjukkan kemampuan peserta untuk beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.

“Ketika langkah mereka bisa menyesuaikan dengan yang lain, berarti ada bakat untuk adaptif terhadap lingkungan dan kawan-kawan. Ada juga nilai kesehatan dan ketangkasan di dalam gerak jalan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa lomba gerak jalan bukan sekadar kegiatan untuk menentukan pemenang. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi anak.

“Yang paling penting bukan hanya menjadi juara, tetapi belajar bekerja sama, saling menghargai, mematuhi aturan, dan menjunjung sportivitas,” kata Kholilurrahman.

Ia melanjutkan, kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia bukanlah hadiah dari tangan penjajah, melainkan harus dibayar dengan air mata melalui perjuangan besar yang mempertaruhkan harta dan nyawa.

Karena itu, nilai perjuangan tersebut harus dijaga generasi muda sebagai penerus cita-cita para pahlawan Indonesia.

"Tantangan yang kita hadapi saat ini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan bagaimana membangun sumber daya manusia yang unggul, memperkuat persatuan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi," tandasnya.

Mantan anggota DPR RI tersebut menyampaikan terima kasih kepada jajaran panitia, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, pihak keamanan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

"Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh peserta, anak-anak kita yang telah berlatih dengan sungguh-sungguh. Semangat dan antusiasme kalian menjadi bukti bahwa nilai-nilai nasionalisme tetap hidup di hati generasi muda," ungkapnya.

Peserta memulai perjalanan dari kawasan Monumen Arek Lancor. Mereka kemudian melintasi Jalan Trunojoyo, Jalan Abdul Aziz, Jalan Segara, dan Jalan Diponegoro sebelum kembali ke kawasan Arek Lancor sebagai titik akhir. (bel/dim/van)