Karhutla Bromo, Polri Turunkan Personel dan Peralatan Khusus

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Kepolisian memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo dengan mengerahkan 85 personel, serta sejumlah sarana pendukung. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya titik api.

Personel yang diterjunkan terdiri dari 30 anggota Polres Probolinggo, 30 anggota Dit Samapta, dan 25 anggota Satbrimobda Polda Jatim. Wakapolres Probolinggo, Kompol Yanuar Rizal Ardhianto, menegaskan bahwa pengerahan kekuatan ini merupakan komitmen Polri dalam mendukung percepatan penanganan Karhutla. 

“Kondisi medan yang cukup berat membutuhkan kesiapan personel, dukungan peralatan memadai, serta koordinasi dan sinergi kuat di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).

Polri menyiapkan sarana khusus, antara lain 1 unit truk Karhutla, 1 truk rantis SAR, 1 truk rantis Brimob, serta 8 kendaraan dinas transportasi. Untuk pemadaman, disediakan 7 pompa Alcon, 4 jet sprayer, 3 chainsaw Stihl, 1 alat ekstrikasi, 2 unit SCBA, 1 crane berkapasitas 3 ton, dan 1 Nightscan Portable.

Yanuar menekankan pentingnya kerja sama semua pihak, termasuk pengelola kawasan, masyarakat, dan wisatawan.

“Kami mengajak seluruh pihak menjaga kawasan Bromo. Jangan melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Jika menemukan titik api segera laporkan agar bisa ditangani sedini mungkin,” katanya.

Polisi juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mendukung kelestarian Bromo dengan tidak melakukan aktivitas berisiko.

“Keselamatan personel, masyarakat, wisatawan, serta kelestarian kawasan Bromo menjadi perhatian utama,” ucap Wakapolres Probolinggo. (ndi/mar)