Wali Kota Malang Lantik 14 Pejabat Eselon II, Ada Target Kinerja dalam Setahun

KOTA MALANG,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat melantik 14 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II sekaligus menerapkan Sistem Manajemen Talenta sebagai dasar pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Malang, Jumat (31/7/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Sidang Balai Kota Malang itu tidak hanya diisi dengan pengambilan sumpah jabatan, tetapi juga penandatanganan pakta integritas yang memuat komitmen pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Menariknya, para pejabat yang dilantik turut menyatakan kesiapan untuk mengundurkan diri apabila tidak mampu memenuhi target kinerja dalam kurun waktu satu tahun.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Malang membangun budaya birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

"Saya percaya Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan," kata Wahyu Hidayat saat memimpin prosesi pelantikan.

Wahyu menjelaskan, pengisian jabatan kini tidak lagi bertumpu pada mekanisme seleksi terbuka, melainkan mengacu pada Sistem Manajemen Talenta yang telah memperoleh persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Melalui sistem tersebut, promosi jabatan didasarkan pada pemetaan kompetensi, rekam jejak, potensi, dan capaian kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, penerapan sistem tersebut merupakan bagian dari transformasi birokrasi untuk menciptakan penempatan pejabat yang lebih objektif sekaligus mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik.

Reformasi birokrasi akan terus berlanjut. Pada Agustus mendatang, Pemkot Malang berencana membentuk Komite Manajemen Talenta untuk mengisi jabatan yang masih kosong pada tingkat administrator dan pengawas melalui metode nine-box matrix.

Adapun sejumlah pejabat yang dilantik, antara lain Erik Setyo Santoso sebagai Asisten Administrasi Umum, Doni Sandito Widoyoko sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Baihaqi sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Husnul Ma'arif sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Suwarjana sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Arif Tri Sastyawan sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, serta Subkhan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), bersama sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya.

Rotasi tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas organisasi sekaligus mempercepat terwujudnya birokrasi Pemerintah Kota Malang yang adaptif, bersih, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. (dad/van)