Kado Hari Jadi ke-1147, Kota Kediri Raih Penghargaan IPA Terbaik III se-Jatim

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Kota Kediri meraih penghargaan Indeks Perlindungan Anak (IPA) Terbaik III tingkat Provinsi Jawa Timur bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-1.147 Kota Kediri.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati pada puncak peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/7/2026).

Indeks Perlindungan Anak merupakan indikator capaian pembangunan dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Penilaian dilakukan berdasarkan dua komponen utama, yakni Indeks Pemenuhan Hak Anak (IPHA) dan Indeks Perlindungan Khusus Anak (IPKA).

Kedua komponen tersebut diukur melalui lima klaster penilaian yang meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga serta pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus bagi anak yang memerlukan penanganan.

Usai menerima penghargaan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen dalam mewujudkan Kota Kediri sebagai kota yang ramah anak.

"Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya milik Pemerintah Kota Kediri, tetapi merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga keluarga yang terus berupaya memenuhi hak-hak dan memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak," ujarnya.

Vinanda menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Kediri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.

"Penghargaan ini tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada anak. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi agar setiap anak di Kota Kediri dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Karena anak-anak hari ini adalah generasi yang akan menentukan masa depan Kota Kediri dan Indonesia," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Kediri Muhammad Fajri menjelaskan capaian tersebut didukung berbagai program dan inovasi yang terus diperkuat pemerintah daerah.

Salah satunya melalui pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) yang aktif hingga tingkat kelurahan untuk melakukan pemantauan, evaluasi, serta pendampingan apabila terjadi kasus kekerasan terhadap anak. Selain itu, Pemerintah Kota Kediri juga memiliki Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) yang memberikan layanan pendampingan bagi korban.

"Upaya lain yang kami lakukan antara lain memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka perkawinan anak, menginisiasi Sekolah Ramah Anak dan Puskesmas Ramah Anak, serta melakukan jemput bola bersama Dispendukcapil agar seluruh anak di Kota Kediri memiliki Kartu Identitas Anak (KIA)," jelas Fajri.

Fajri menambahkan, DP3AP2KB akan terus memperkuat koordinasi dengan Satgas PPA melalui kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala. Sinergi lintas sektor, terutama dengan bidang pendidikan, juga akan terus ditingkatkan guna memperkuat sistem perlindungan anak.

Selain itu, pihaknya akan mendorong perusahaan swasta menyediakan fasilitas ramah anak, seperti *daycare*, melakukan evaluasi dan optimalisasi lima klaster Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), memperkuat kapasitas sumber daya manusia UPT PPA dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) melalui pelatihan berkala, serta mengoptimalkan peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor.

Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak. Pada ajang penghargaan Indeks Perlindungan Anak Provinsi Jawa Timur 2026, Kabupaten Gresik meraih predikat Terbaik I, Kabupaten Sidoarjo Terbaik II, sedangkan Kota Kediri menempati posisi Terbaik III. (uji/van)