Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembunuh Wanita di Kos Putat Jaya, Bukan Kekasih Korban

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya masih memburu pelaku pembunuhan seorang perempuan bernama Suharti (52) yang ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di Jalan Putat Jaya Gang Lebar.

Korban ditemukan dengan sejumlah luka di tubuhnya. Saat ditemukan, pakaian dalam korban juga dalam kondisi hampir terlepas.

Korban berinisial SN merupakan warga Jarak Kulon, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Korban diketahui merupakan mantan pekerja seks komersial di kawasan sekitar rumah kontrakannya.

Korban ditemukan meninggal dunia pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Jenazah korban ditemukan bersimbah darah di kamar mandi rumah kontrakan.
Saat ditemukan, pakaian bagian atas masih dikenakan, sedangkan celana dalam berada di bagian kaki.

Sempat beredar isu yang menyebut kematian korban berkaitan dengan salah seorang pria yang disebut sebagai kekasihnya, yakni Yanto, warga Menganti Gresik.

Informasi tersebut juga disampaikan salah seorang warga berinisial R.

"Memang selama ini korban Suhartini ada hubungan khusus dengan Yanto warga Gresik, jadi dengan kejadian ini maka warga curiga namun belum dipastikan," ujar R.

Menanggapi isu tersebut, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Herlambang memastikan pria yang disebut sebagai kekasih korban bukan pelaku pembunuhan.

"Kasus pembunuhan ini memang di back up oleh unit Jatanras namun kami unit Resmob juga ikut membantu. Dari pelaku pembunuhan Putat Jaya masih dalam pengejaran, dan yang dicurigai kalau kekasihnya sebagai pelaku, itu bukan. Kami sudah mengantongi identitas pelaku sebenarnya dan masih kita kejar," ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfie Sulistiawan mengatakan penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan berbagai alat bukti.

Penyidik juga mengumpulkan sidik jari dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

"Kita terus kumpulkan dan analisa untuk saat ini masih terdalami. Mudah-mudahan mohon doanya dalam waktu dekat bisa segera menangkapnya," ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Selama proses penyelidikan, Satreskrim Polrestabes Surabaya telah memeriksa sejumlah saksi.
Sedikitnya enam orang telah dimintai keterangan.

"Dari 6 saksi itu salah satu saksi kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman. Dari satu saksi ini lah kita berhasil mengantongi salah satu nama yang dugaanya adalah pelaku," pungkasnya. (rus/van)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: