Berbusana Muslimah, Remaja China Makin Cantik, Islam Jadi Tren Agama Anak Muda

Berbusana Muslimah, Remaja China Makin Cantik, Islam Jadi Tren Agama Anak Muda Remaja muslimah China saat salat id di Masjid Niujie bulan Juli lalu seperti yang dilansir Shanghaiist. Foto: net

Di ada masjid tertua, yaitu masjid Niujie. Seperti ditulis Wikipedia, masjid ini adalah masjid paling bersejarah di Beijing, ibukota negara Republik Rakyat Cina (RRC). Usia masjid ini diperkirakan lebih dari seribu tahun. Masjid terbesar di antara 68 buah masjid di Beijing ini juga menjadi titik awal masuknya Islam di daratan Cina. Arsitekturnya memperlihatkan campuran desain khas Cina dan Islam.

Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Tonghe dari Dinasti Liao, tahun 996 Masehi, oleh dua orang berkebangsaan Arab. Menilik dari sejarah berdirinya, masjid ini sudah melintasi enam zaman, dari masa kekuasaan Dinasti Liao, Dinasti Song, Dinasti Yuan, Dinasti Ming, Dinasti Qing hingga era Cina modern saat ini.

Masjid Niujie adalah sebuah masjid bersejarah yang terletak di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok. Masjid yang telah mengalami renovasi dan perluasan beberapa kali ini merupakan pusat komunitas Muslim Beijing yang jumlahnya mencapai 200 ribu jiwa. Arsitekturnya memperlihatkan campuran desain khas Tiongkok-Islam. Masjid terbesar di Beijing ini juga menjadi titik awal masuknya Islam di daratan Tiongkok.

Masjid Niujie dibangun pada 996 pada masa Dinasti Liao (916-1125), terletak di Niujie (Jalan Sapi), Distrik Xuanwu, Beijing, adalah masjid tertua dan terbesar di Beijing.

Pada tahun 1215 dihancurkan oleh tentara Mongol, kemudian dibangun kembali pada 1443 periode Dinasti Ming dan secara signifikan diperluas pada 1696 pada zaman Dinasti Qing. Sejak zaman Dinasti Qing, pasar di sekitarnya terkenal untuk perdagangan daging sapi dan daging kambing hingga saat ini. Nama masjid sebenarnya adalah Lǐbàisì, yang diberikan oleh Kaisar Chenghua pada tahun 1474, karena terletak di Jalan Sapi (Niu berarti sapi dan Jie berarti jalan), masjid ini disebut Masjid Niujie sampai sekarang.

Masjid telah mengalami tiga renovasi sejak berdirinya Republik Rakyat Tiongkok pada tahun 1949, masing-masing pada tahun 1955, 1979 dan 1996.

Niujie adalah wilayah padat berpopulasi 13.000 warga Muslim yang membentang dari utara ke selatan, sekitar satu mil di sebelah barat Kuil Surga. Kawasan ini dipenuhi oleh toko-toko yang menjual masakan Muslim oleh penjualnya yang mengenakan peci putih. Dinamakan Niujie karena warga di wilayah ini menjual masakan halal, terutama daging sapi maka dinamakan Niujie atau "Jalan Sapi".

Yang menarik, wanita di tampak semakin cantik ketika memakai busana muslimah. Maklum, kulit mereka yang putih menambah pesona mereka. Lihat saja wanita muslimah saat menjalankan ibadah salat di mesjid Niunie, masjid paling tua di negeri tirai bamboo itu. Masjid itu berdiri sejak Islam belum tersebar luas di Indonesia.

Seperti dilansir sripo.com, akun halaman Chinese & Western Muslims di Facebook pun dipenuhi komentar para netizen yang kebanyakan memuji kecantikan mereka.

"MasyaAllah...cantik2," tulis pemilik akun Facebook Gunaryanto Cahyo.

Mereka mengakui kalau Islam masuk sudah sejak lama. "Jangan kaget ,di lihat dari sejarah islam masuk indonesia, sama islam masuk china, lebih dulu islam masuk ke china, yg penting agama apa pun membawa kebaikan," tulis Khouw Denny Kosasih

Perempuan-perempuan Tiongkok ini berkumpul di Mesjid Niujie saat menjalankan salat Idhul Fitri pada bulan Juli yang lalu seperti yang dilansir Shanghaiist.

Masjid Niujie di Ibukota Beijing adalah Mesjid tertua. Pertama kali dibangun pada tahun 996 selama dinasti Liao. Masjid ini kemudian diperbesar selama Dinasti Qing di bawah kaisar Kangxi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'H Muhammad Faiz Abdul Rozzaq, Penulis Kaligrafi Kiswah Ka'bah Asal Pasuruan':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO